Husler Menyapa di Desa Pesisir, Budiman Silaturahmi di Kota

LUTIM, Linisiar.id – Calon Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim), H. Budiman MPd dalam tempo sembilan jam, mengunjungi 23 titik untuk silaturahmi dan berdialog dengan warga, simpatisan, maupun relawan, Kamis (1/10/2020).

Kepada warga, Budiman memperkenalkan dirinya pernah menjadi guru, pelatih renang, kabid pendidikan dasar, dan beberapa jabatan penting di pemerintahan.

Antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Lutim, kadis tata ruang, staf ahli hukum, asisten satu, asisten dua, kepala Bapelitbangda, dan sekarang sudah pensiun.

Karier di birokrasi selama 26 tahun, lanjut Budiman, memantapkan kepercayaan dirinya untuk mendampingi calon Bupati Muh Thorig Husler untuk menjadi pelayan masyarakat Luwu Timur.

Sebelumnya, Budiman turun bersamaan dengan Husler menyapa masyarakat di Kecamatan Towuti. Namun, Budiman kemudian melanjutkan sendiri silaturahmi, karena Husler punya agenda mendadak.

Dalam lanjutan kunjungannya, Budiman menyampaikan permohonan maaf Husler kepada warga, karena punya agenda yang mendadak.

Budiman juga memohon maaf, karena tidak dapat menemui banyak orang, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Sebelumnya, calon Bupati Lutim petahana, Ir. H. Muhammad Thorig Husler mengunjungi 13 desa dalam sehari, Kamis (1/10/2020).

Husler silaturahmi dengan warga pada lima desa di wilayah pesisir Mahalona Raya, lima desa di Loeha Raya,  tiga desa di wilayah kota (Timampu, Pekaloa, dan Matompi).

Karena ada agenda mendadak, maka Budiman yang melanjutkan kunjungan pada  lima desa lainnya yang sudah diagendakan. Termasuk di wilayah kota Towuti.

Kunjungan Budiman dimulai di rumah kediaman Ketua Tim Pemenangan Husler-Budiman Kecamatan Towuti, H. Hatta Jamal.  

Dalam testimoninya, Hatta Jamal mengatakan, kenal betul kedua kandidat ini. Mereka birokrat berpengalaman yang paham cara mengurus daerah.

Dari rumah Ketua Tim Kecamatan Towuti, Budiman melanjutkan kunjungan ke rumah-rumah warga dan simpatisan yang menjadi posko-poko pemenangan.

Kegiatan di kota di tutup dengan makan malam di posko induk Tim Garuda Towuti. Dalam perjalanan pulang, Budiman menyempatkan singgah di salah satu posko di Kuari, dimana Ketua Gerindra Andi Baharuddin sudah menunggunya.

Di setiap dialognya, selain vsi-misi, Budiman juga mengingatkan kemajuan-kemajuan dan pencapaian pemerintahan Husler yang paradigmanya melayani.

“Lutim menjadi daerah yang lebih maju di bawah kepemimpinan Pak Husler,  dibuktikan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita yang terbaik di Sulawesi Selatan (untuk wilayah dengan status kabupaten),” katanya.

Indikator IPM adalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Budiman menjelaskan, jika Husler-Budiman mendapat amanah rakyat, maka tentunya semua yang baik akan dilanjutkan dan beberapa program sempurnakan.

“Beasiswa kita lanjutkan, begitu pula bantuan penyelesaian studi untuk S2 dan S3,” katanya. (*)