Luwu, Linisiar.id – Penjual Pot Bunga Darlina (30) mengaku selama ini hanya menjajakan jualannya di rumah saja karena tak ada kendaraan untuk memasarkannya di tempat lain seperti pasar.
Dirinya pun berharap ada bantuan pemerintah seperti kendaraan agar bisa berjualan di tempat lain, seperti pasar.
Berbagai jenis ukuran pot pun yang dijualnya, dari yang berukuran besar sampai kecil.
“Saya hanya menjual di rumah,tidak saya bawa ke pasar, karena tidak ada kendaraan untuk bawa pot bunga. Harganya itu beda-beda yang besar itu 50 ribu satu pot bunga, sedang 40 ribu satu pot bunga, sama yang kecil itu 100 ribu dapat 3 pot bunga,” ucapnya.
Dia menceritakan pada awal usahanya dia meminjam uang untuk membuka usaha tersebut, namun hingga kini tak memberikan hasil yang memuaskan untuk usaha pot tersebut.
Usaha pot tersebut dikelola sekitar dua bulan yang lalu oleh keluarganya.
Perempuan yang memilki enam anak itu mengatakan dia menjual pot untuk membantu keluarganya, namun usahanya tersebut kadang sehari tak ada pemasukan.
“Saya jual pot itu biar bisa beli beras dan membiayai kehidupan anak-anak yang sekolah, tapi kadang sehari itu tidak ada pelanggan yang datang membeli pot bunga, biasa tiga sampai empat hari pi baru ada pelanggan,” ucapnya, Sabtu (23/1/2021).
Usaha potnya itu berada di desa Botta Kecamatan Suli Kabupaten Luwu. (Fate)












