Hadiri TKRN 2018 di Purwakarta, Deng Ical Kenakan Songkok Passapu

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menghadiri Temu Karya Relawan PMI Tingkat Nasional VI Tahun 2018, di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Senin (17/09/2019).

PURWAKARTA, Linisiar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal menghadiri Temu Karya Relawan PMI Tingkat Nasional VI Tahun 2018, di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, Senin (17/09/2019).

Dari pantauan dilokasi, Deng Ical yang juga Ketua PMI Makassar tiba sekitar pukul 12.50 WIB, dengan mengenakan songkok Passapu berwarna merah dan di kelilingi lingkaran emas.

Sesampainya, Deng Ical disambut Ketua PMI Sulsel Ichsan Yasin Limpo yang berada di depan gerbang masuk tenda kontingen PMI Sulawesi Selatan.

“Kapanki datang Deng Ical,” tanya IYL, sembari tersenyum.

“Tadi subuh saya tiba Pak Ketua, nginap di Bandung,” jawab Deng Ical, sembari berjabat tangan dan bercipika cipiki.

Setelah itu, Ketua PMI Makassar ini lalu berjalan masuk ke dalam area tenda kontingen PMI Sulsel untuk menyapa para relawan yang akan mengikuti Temu Karya Relawan PMI se-Indonesia.

Tak hanya itu, dia juga terlihat duduk melantai menyantap nasi dos dengan beberapa relawan PMI sembari diselingi bincang-bincang.

“Biar sedikit kita makan Deng Ical, kalau disiniki makan terasa nikmat ji rasanya,” kelakar IYL

Mendengar hal tersebut seketika Deng Ical pun langsung tertawa lepas sembari melihat ke arah Bupati Gowa dua priode itu.

Sambil menanti kedatangan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita untuk membuka temu karya relawan PMI Nasional, Deng Ical memilih menikmati secangkir kopi hitam bersama relawan PMI Kabupaten Bogor, Komeng dan beberapa relawan lainnya.

Tepat pukul 14.30 WIB, rombongan Menteri Sosial pun tiba dilokasi pembukaan temu karya relawan PMI Nasional, ia pun langsung berjalan kaki menuju lokasi acara tersebut.

Dalam temu karya kali ini, sebanyak 5000 peserta hadir dari seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota Se-Indonesia. Selama lima hari kedepan mereka akan mengikuti simulasi penanggulangan traumatis, penanaman pohon, evakusi di air dan biopori serta beberapa kegiatan lainnya. (*)