Linisiar.id – PSM Makassar gagal menjaga tren positifnya setelah ditahan imbang PS Tira Persikabo dengan skor 0-0, pada lanjutan pekan ketiga liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (29/5/2019).
Hasil seri pertandingan tersebut menjadikan PSM gagal mengejar posisi puncak klasemen. Sementara Madura United berada di puncak dan menjadi satu-satunya tim yang meraih poin penuh pada tiga pertandingan di liga 1.
Meski gagal menang, PSM mempertahankan rekor tak terkalahkan. Tambahan satu poin itu menjadikan mereka memiliki poin tujuh dan menduduki peringkat dua di bawah Madura United.
Catatan menarik lainnya, PSM juga berhasil mempertahankan rekor tak kebobolan. Gawang tim Juku Eja yang dikawal Rivky Mokodompit. belum pernah kebobolan di kompetisi domestik.
Di laga tersebut, PSM sesungguhnya mendapatkan banyak peluang mencetak gol. Di menit-menit awal, PSM sudah mendapat peluang bagus. Termasuk tendangan Guy Junior yang masih membentur mistar gawang PS Tira yang dikawal Angga Saputro menit 13.
Di akhir babak pertama, PSM kembali nyaris unggul melalui serangan balik Zulham Zamrun. Sayangnya, Zulham masih bisa ditepis Angga Saputro. Bahkan M Rahmat yang mendapatkan bola rebound pun tak bisa memanfaatkannya. Tendangan dia masih lemah sehingga mudah digagalkan kiper.
Memasuki babak kedua, PS Tira mencoba mengambil inisiatif serangan. Permainan ofensif tuan rumah menjadikan PSM lebih banyak bertahan dan sesekali melakukan serangan balik.
PSM sempat mendapat peluang emas melalui serangan balik yang dibangun oleh Rasyid Bakrie, Zulham dan Guy Junior. Namun lagi-lagi tendangan Guy tak membuahkan hasil.
Masuknya striker Eero Markkanen yang baru pulih dari cedera menggantikan Zulham Zamrun juga tak membawa banyak perubahan. Lini depan PSM gagal menembus pertahanan tuan rumah sehingga skor imbang 0-0 mengakhiri laga tersebut.
Pelatih PSM Darije Kalezic merasa kecewa lantaran tren kemenangan timnya terhenti. Padahal, mereka berpeluang menang karena memiliki banyak peluang.
“Kami punya dua hingga tiga peluang di depan gawang. Tetapi peluang itu gagal karena ada miskomunikasi,” ujar Kalezic.












