Dikeluhkan Warga, Anir-Lutfi Bakal Sediakan Pupuk Kualitas Bagus dengan Harga Pasar

PANGKEP, Linisiar.id – Para petani di Kampung Paccinaongan, Kelurahan Bontomatene, Kecamatan Segeri, mengeluhkan sulitnya memperoleh pupuk.

Ketersediaan pupuk ini selalu dikeluhkan warga, karena menghambat periode tanam yang berimbas pada hasil panennya.

Nurdin, seorang petani di Paccinaongan mengakui hal tersebut. Dia dan kelompok tani setempat selalu kekurangan pupuk.

Dirinya berharap, jika pasangan calon nomor urut 4, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) kelak menjabat, maka hal utama yang perlu dilakukan di kampungnya itu ialah pemenuhan pupuk bagi petani.

“Kesulitan petani di sini masalah pupuk. Satu kali tanam butuh 500 sak pupuk. Jadi kalau dua kali setahun maka dibutuhkan 1.000 sak karena dua kali panen juga,” harap Nurdin di sela-sela pertemuan tatap muka dengan tim kampanye Anir-Lutfi, Senin (5/10/2020).

Lelaki yang kerap disapa Unding ini juga mengatakan, program prioritas Anir-Lutfi berupa bantuan modal usaha Rp10 Juta per KK, menarik perhatian masyarakat setempat.

“Ini Anir-Lutfi sudah berjanji akan melaksanakan program prioritasnya. Kalau menang, nanti saya kumpulkan semua data kepala keluarga di sini, biar langsung saya kasih ke tim Anir-Lutfi,” kata Unding.

Tim Anir-Lutfi melalui Koordinator Relawan Anir-Lutfi Kecamatan Segeri, Bachtiar Hamdja Coke menuturkan, kesulitan petani di Kampung Paccinaongan dapat diselesaikan melalui program prioritas Anir-Lutfi terhadap petani di Pangkep.

Dengan cara menjamin ketersediaan pupuk melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), kata Bachtiar, satu-satunya calon bupati perempuan menjamin pupuk melalui KUR, sehingga kebutuhan 1.000 sak pupuk terhadap petani Paccinaongan bisa terpenuhi.

“Jika butuh pupuk akan diberikan, bukan berupa uang tapi barang, pupuk. Melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pupuk kualitas bagus dengan harga pasar. Begitupun pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi. Memberikan bantuan bibit berkualitas secara gratis. Pemberian modal ke Perusda agar Perusda membeli hasil panen petani saat pesta panen,” kata lelaki yang biasa dipanggil BHC ini.

Selain membantu petani dengan KUR, lanjut dia, Anir-Lutfi juga memberikan bantuan alat mesin tani (alsintan) yang berkualitas, pengembangan komoditi unggulan di setiap kecamatan, pemberian bantuan hewan ternak unggas (bebek) bagi keluarga tidak mampu secara berkelanjutan. Dan memberikan bantuan sumur bor untuk membantu petani padi dan jeruk pada musim kemarau.

Semua itu, jelas BHC, harus melalui Anir-Lutfi. Maka dia mengarahkan agar petani dan warga bersatu mendoakan dan mendukung Cabup-cawabup nomor urut 4 Anir-Lutfi menjadi bupati perempuan pertama di Pangkep. (*)