Buta Aksara Turun ke 0,92 Persen, Pemerintah Terus Genjot Program Literasi

Dirjen PKPLK Tatang Muttaqin menegaskan komitmen pemerintah menuntaskan buta aksara saat Lokakarya Pendidikan Nonformal di Serpong, Senin (8/9/2025)
Dirjen PKPLK Tatang Muttaqin menegaskan komitmen pemerintah menuntaskan buta aksara saat Lokakarya Pendidikan Nonformal di Serpong, Senin (8/9/2025)
Bagikan

SERPONG – Penuntasan buta aksara masih menjadi fokus utama pemerintah dalam perjalanan pendidikan Indonesia.

Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menegaskan hal itu saat Lokakarya Pendidikan Nonformal dan Soft Launching Hari Aksara Internasional 2025 di Serpong, Senin (8/9).

Tatang menyebut angka buta aksara terus menurun signifikan, dari 1,71 persen pada 2020 menjadi 0,92 persen di 2024.

Ia menilai pencapaian ini tak lepas dari peran sekolah, komunitas literasi, serta dukungan berbagai pihak di seluruh Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi dengan ekosistem pendidikan dan pegiat literasi mutlak dibutuhkan. Strategi penyelarasan program nonformal dan informal harus terintegrasi untuk mencapai target Indonesia bebas buta aksara.

Direktur Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal (PNFI), Baharudin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan intervensi melalui Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Keaksaraan 2025, BOP Pemberdayaan Remaja dan Perempuan, revitalisasi SPNF, serta digitalisasi pembelajaran.

Program ini juga didukung kolaborasi dengan komunitas literasi, relawan, dan dunia usaha.

Baharudin menambahkan, tahun ini PNFI mengusung tema “Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban” dalam peringatan Hari Aksara Internasional 2025.

Menurutnya, pemberantasan buta aksara bukan sekadar baca-tulis, melainkan juga mengintegrasikan pembelajaran dengan teknologi digital.

PNFI juga menggelar webinar, Gebyar PNFI, dan puncak peringatan HAI 2025 secara nasional. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperluas gerakan literasi sebagai tanggung jawab bersama.

```