LUWU, Linisiar.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu memiliki dua program kerja yang telah difokuskan beberapa tahun belakangan ini yakni penanggulangan bencana alam dan non alam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Luwu Rahman Mandaria mengatakan bahwa ada dua program kerja BPBD yang menjadi lokus utama yakni penanggulangan bencana alam dan non alam.
“Untuk beberapa tahun belakangan ini kami fokus dua program yaitu bencana alam dan non alam. Untuk non alam adalah penanganan Covid-19. Khusus BPBD yang kami tangani yang pertama adalah pemakaman. Kami siapkan alat pelindung diri (APD) untuk 8 orang untuk menangani satu jenazah,” katanya, Selasa (9/2/2021).
Lanjutnya, BPBD juga melakukan beberapa kerjasama dengan pihak yang terkait penanganan covid 19.
“Kami juga selalu kerja sama dengan dinas kesehatan, rumah sakit, polri, TNI, polisi pamong praja yang menangani covid ini, gunanya agar Covid-19 ini tidak banyak yang terpapar,” ucapnya.
Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Luwu Amiruddin Alwy menambahkan bahwa untuk penanggulangan bencana itu dibagi tiga yaitu pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana.
“Dalam kondisi pra bencana kita sering memberikan himbauan kepada masyarakat tentang cuaca ekstrem agar senantiasa waspada dan siaga untuk menghadapi cuaca ekstrem itu. Saat terjadinya bencana kita ada program tanggap darurat, pelayanan evakuasi. Terakhir yaitu pasca bencana kami lakukan perbaikan sarana dan prasarana yang rusak,” tuturnya. (*)













