
PALOPO, LINISIAR.ID – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Palopo, Abdul Waris, mengimbau pelaku usaha di Kota Palopo agar lebih kreatif menghadapi situasi masa pandemi corona saat ini.
Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi (online shop) yang bisa menjadi alternatif di tengah krisis ekonomi saat pandemi Covid-19 masih berlangsung.
Penerimaan Bapenda di bulan Maret hanya berkisar Rp300 juta dibandingkan bulan sebelumnya (Februari) yang sekitar Rp600 juta, berdasarkan data dari alat MPOS terpasang.
“Memang ada penurunan angka 50 persen dari sektor penerimaan bulan lalu. Kita tentu waswas jika virus Corona ini berlangsung lama, karena semua lini akan ikut tergerus,” katanya, Kamis 2 April 2020.
Olehnya Bapenda Palopo mencari solusi terbaik dengan beberapa opsi sampai pada tingkatan opsi dengan situasi paling buruk sekalipun agar PAD Palopo tetap terjaga.
“Agar dampak inflasi bisa kita minimalisir. Ini sementara kita kaji,” jelasnya.
Disebutkan sektor produksi dan jasa yang paling terdampak selama wabah Corona adalah bisnis hotel, dan dunia hiburan serta food and beverage.(*)













