Bapenda Palopo dan Tim Terpadu Pantau Usaha Pengguna MPO

PALOPO, LINISIAR.ID – Badan Pendapatan Daerah Kota Palopo bersama tim terpadu yang terdiri dari Inspektorat, Satpol PP, dan DPTMPTSP memantau wajib pungut pengguna Mobile Payment Online System (M-POS).

Kepala Bapenda Palopo, Abd Waris, mengatakan, kegiatan pemantauan ini untuk melihat sejauhmana kendala yang dihadapi pengusaha resto, hotel dan hiburan di Palopo untuk lebih mengoptimalkan pendapatan daerah dari 3 sektor pajak yang selama ini jadi primadona PAD kota Palopo.

“Jadi untuk diketahui, M-POS merupakan alat tranksaksi yang digunakan wajib pungut melakukan penghitungan pembayaran dari pembeli. Pada pelaksanaannya, tim terpadu ini akan terbagi menjadi dua tim yakni Zona Utara dan Zona Selatan,” kata Waris, Rabu (9/9/2020).

Alat yang terpasang hingga saat ini berjumlah 130 M-POS dan Transaction Monitoring Device (TMD). TMD sendiri merupakan alat yang mampu merekam data transaksi pembeli dengan wajib pungut.

Tim terpadu ini didampingi bagian IT Bank Sulselbar dan Utusan KPK. Mereka juga mensosialisasikan penggunaan M-POS maupun TMD dalam mendokrak pajak daerah dan membantu pembangunan kota.

Sebanyak 65 wajib pungut per zona yang akan dipantau. Pemantauan ini juga bertujuan memberikan peringatan kepada wajib pungut yang dirasa tidak patuh dalam penggunaan alat.(*)