MAKASSAR, LINISIAR.ID — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan memberikan penghargaan PWI Sulsel Award kepada Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Andi Aslinda, M.Si., atas komitmen dan konsistensinya dalam mendorong penerapan pembelajaran transformatif di perguruan tinggi.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian pelantikan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026).
Ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi organisasi profesi wartawan terhadap kontribusi Prof Andi Aslinda dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurut Suwardi, sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, Prof Aslinda secara konsisten mendorong berbagai terobosan dalam pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran agar pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing.
Upaya tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan transformasi pendidikan tinggi di tengah perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, dan tantangan global yang semakin kompleks.
PWI Sulsel juga menaruh perhatian terhadap pengembangan pembelajaran transformatif di UNM. Perguruan tinggi tersebut disebut sebagai salah satu dari tiga perguruan tinggi di Indonesia yang menerapkan pendekatan pembelajaran transformatif, bersama Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Melalui pendekatan tersebut, proses pendidikan diarahkan untuk mendorong perubahan cara berpikir, penguatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterlibatan mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.
Sementara itu, Prof Andi Aslinda menyampaikan apresiasi kepada PWI Sulsel atas penghargaan yang diberikan. Menurut dia, pengakuan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat inovasi pembelajaran di lingkungan UNM.
“Penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi kami di dunia akademik untuk terus berinovasi, terutama dalam merancang sistem pembelajaran yang adaptif, transformatif, dan berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat,” ujar Prof Aslinda seusai menerima penghargaan.
Ia menegaskan bahwa transformasi pembelajaran merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Penganugerahan PWI Sulsel Award berlangsung bersamaan dengan pelantikan pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh, akademisi, pejabat daerah, dan insan pers.
Melalui penghargaan ini, PWI Sulsel turut menegaskan pentingnya kontribusi kalangan akademisi dalam mendorong kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Momentum tersebut sekaligus membuka ruang penguatan kolaborasi antara organisasi profesi wartawan dan perguruan tinggi, khususnya dalam penyebarluasan informasi pendidikan, pengembangan literasi publik, serta penguatan peran kampus dalam pembangunan masyarakat.













