MAKASSAR, Linisiar.id – Provinsi Sulawesi Selatan sebagai salah satu wilayah yang yang berdekatan dengan Kalimantan Timur, siap menjadi daerah penyangga ekonomi Ibu Kota.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan hal tersebut menanggapi keputusan pemerintah yang memindahkan ibu kota Negara, dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Proinsi Kalimantan Timur.
Sulsel, kata dia, siap memasok kebutuhan Kalimantan Timur akan pangan, buah-buahan dan sayur-mayur.
“Yang harus kita pikirkan sekarang apa kontribusi Sulsel ke Kaltim. Ibu kota yang baru, apa kontribusi kita yang paling ideal. Bagi kita adalah kita harus siap untuk menjadi penyangga pangan, buah-buahan sayur-sayuran,” ujarnya pekan lalu.
Menurut Nurdin, walaupun Sulsel selama ini menjadi penyangga pangan provinsi lain termasuk untuk Kaltim, akan tetapi dengan pindahnya ibu kota ke Kaltim maka kebutuhannya akan semakin besar.
“Ini menguntungkan kita sebenarnya. Karena yang pertama kita tetangga yang paling dekat. Pasti kita sebagai daerah sektor pertanian ini akan mendapat manfaat yang sangat besar,”katanya.
Nurdin melanjutkan, bahwa di Kaltim jumlah orang Sulsel sudah sangat besar. Sehingga Ia menyarankan untuk tidak bermigrasi, karena peluang di Sulsel juga sangat besar baik dari sisi ekonomi dan investasi.
“Orang Sulsel itu sudah banyak di Kaltim, jadi kalau saya jangan terlalu kita besar-besarkan dulu,” ucapnya.
Apalagi terkait hal ini masih butuh waktu lama, walaupun wacana pemindahan ibu kota juga lama. Pemindahan ini butuh proses yang panjang untuk anggaran dan perencanaan.
“Jadi saya berharap jangan kita terlalu menyikapi dulu. Kita lihat perkembangan,” pungkasnya. (*)













