Berita  

Haul Akbar Jenderal Jusuf akan Digelar Al-Markaz

Haul ini merupakan peringatan hari wafat ke-15 tahun Jenderal Jusuf.
Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id – Untuk pertama kalinya, haul atau peringatan hari wafat Jenderal TNI (Purn) M. Jusuf akan digelar tahun ini. Haul akbar ini digagas pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal Jusuf.

Rencananya, haul Jenderal Jusuf akan dilakukan mulai tanggal 7 September 2019 dengan beberapa rangkaian kegiatan. Haul ini merupakan peringatan hari wafat ke-15 tahun Jenderal Jusuf.

Jenderal Jusuf yang adalah mantan Menhankam/Pangab wafat 8 September 2004 dan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Panaikang di Makassar, 9 September 2004.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Islamic  Center Al-Markaz  Al-Islami, Prof. Dr. Basri Hasanuddin, memimpin langsung rapat persiapan haul, Jumat (23/8).

Hadir dalam rapat itu sejumlah pengurus yayasan dan badan pengurus harian Masjid Al-Markaz Al-Islami, antara lain Prof. Rahman Getteng, Prof. Jalaluddin Rahman, Imam Besar Al-Markaz Dr Muammar Bakry, Maskur Jusuf dan sejumlah  pengurus lainnya.

Basri Hasanuddin mengungkapkan, ada sejumlah  kegiatan yang akan digelar sebagai rangkaian peringatan haul Jenderal Jusuf yang pertama kalinya itu.

“Insyaallah, ada beberapa kegiatan yang kita rencanakan antara lain, ziarah akbar ke makam Jenderal Jusuf, zikir akbar, diskusi, dan beberapa lomba seperti lomba melukis  beliau,” katanya.

Prof Basri Hasanuddin menambahkan, untuk puncak acara haul  Jenderal Jusuf, akan  mengundang Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Sementara itu, untuk kegiatan diskusi, rencananya  akan mengundang  pembicara dari tokoh-tokoh nasional antara lain, Panglima TNI, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pengamat militer Salim Said dan beberapa tokoh lainnya.

Jenderal Jusuf adalah pemrakarsa pembangunan Masjid Al-Markaz Al-Islami, tahun 1994. Masjid Al-Markaz sendiri mulai dibangun tanggal 8 Mei 1994 dan selesai tanggal 12 Januari 1996.

Masjid Al-Markaz adalah masjid termegah di Kawasan Asia Tenggara dan menjadi kebanggaan tersendiri masyarakat Sulawesi Selatan. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *