Berita  

300 Komunitas Akan Berpesta di Pesta Komunitas Makassar 2019

Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id – Pesta Komunitas Makassar (PKM) kembali akan digelar tahun ini di Benteng Rotterdam Makassar pada 24-25 Agustus nanti.

Tahun ini penyelenggara PKM 2019 akan mengangkat konsep “rumah” sebagai tujuan untuk menjaga persaudaraan dan kerja sama sesama komunitas. “Maknanya penting, bagaimana sesama saudara untuk saling mengingatkan akan hal menjaga nama baik dan kehormatan diri dalam menjalani hidup di dunia.” Ungkap Nurul Ulmu, Ketua Pnitia PKM 2019.

Lebih lanjut Nurul menjelaskan konsep “rumah” pada area pelaksanaan PKM 2019 nantinya, akan dibagi beberapa ruang seperti, ruang tamu, Ruang keluarga, Ruang Makan dan Halaman Belakang. “di area kegiatan di Benteng Rotterdam nanti akan dibuat semirip mungkin dengan konsep rumah keluarga, sehingga para komunitas dan pengunjung bisa bercengkrama layaknya sebuah keluarga,” lanjut Nurul.

“Selain menikmati suguhan acara di Ruang Tamu yang disusun oleh panitia, pengunjung juga dapat menikmati sajian kuliner, produk-produk dari UMKM di Ruang Makan, kelas kecil di Ruang Keluarga dan berinteraksi dengan beberapa komunitas di Halaman Belakang.” terang Nurul.

Kegiatan yang menjadi ajang berkumpulnya dan silaturahmi sekitar 300 lebih komunitas, pelaku industri kreatif dan pemerintah kota Makassar, yang diharapkan mampu berkolaborasi dalam mewujudkan peran ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian Nasional.

300 lebih komunitas dan pelaku kreatif yang akan meramaikan PKM 2019 ini terbagi terbagi dalam beberapa kategori yakni, sosial, edukasi, travelling, lingkungan, pet lovers, hobi dan kreatif, fanbase/fansclub, fotografi, literasi, olahraga, beauty and fashion, enterprenuer, konservasi budaya, kepemudaan, kesehatan, teknologi, dan videografi.

foto bersama komunitas di PKM 2018

Pada event #kolaborasiPKM2019 juga menyajikan beberapa atraksi pada pembukaan di hari pertama dan hari kedua PKM. Berbeda dengan PKM sebelumnya, untuk PKM tahun keenam ini adalah “Rampea Golla na Kurampeko Kaluku atau yang berarti sampaikan perihal diriku semanis gula, maka akan kuberitakan tentangmu segurih kelapa”. “Tema ini memiliki filosofi, Gula merah melambangkan keistimewaam/kebaikan, kelapa melambangkan kesucian,” kata Nurul anggota Komunitas Makassar Berkebun ini.

Selain itu, selama pelaksanaan pesta komunitas Makassar pengunjung akan disuguhkan pameran dari berbagai komunitas yang akan menampilkan hasil karya mereka atau hanya sekadar memperkenalkan aksi-aksi atau program-program di komunitas masing-masing.
Selain itu, akan ada banyak permainan menarik yang akan dihadirkan selama pelaksanaan PKM 2019 berlangsung.

PKM 2019 juga menggandeng isu lingkungan khususnya pengelolahan sampah kota Makassar, dimana pihak Pantia berusaha mempertemukan beberapa pihak, antara lain Pemerintah kota Makassar yang diwakili oleh Dinas Lingkungan Hidup, komunitas pegiat lingkungan dan individu masyarakat/akademisi yang berkonsetrasi dengan isu lingkungan.

“Dalam realisasi isu lingkungan di PKM 2019 nanti, pihak panitia juga bekerja sama dengan Mall Sampah dalam pengelolahan sampah plastik yang dihasilkan selama 2 hari PKM dilaksanakan.” tutup Nurul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *