Pemprov Hadirkan Supermarket Khusus Petani di Sulsel

Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan segera menghadirkan supermarket khusus untuk para petani di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan, untuk merealisasikan gagasan itu, pihaknya menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri Jepang dan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.

“Ini dalam rangka membuat pertemuan (selanjutnya) untuk membahas salah satu model ekonomi kreatif di Jepang, Micie Noeky,” katanya di Makassar, Selasa (21/5/2019).

Nurdin menjelaskan, supermarket petani akan mengubah stigma bahwa supermarket hanya bisa dimiliki oleh para konglomerat atau pengusaha besar.

Konsep yang akan diadopsi yakni Micie Noeky. Sebuah model ekonomi kreatif di Jepang yang saat ini terbukti mampu mendorong perekonomian mikro.

“Dengan Micie Noeky ini pemerintah membangun supermarket yang akan dikelola oleh kelompok masyarakat, kelompok petani. Ini bertujuan supaya petani kita ini bisa berkembang dan prodak-prodaknya itu punya nilai tambah,” katanya.

Menurutnya, salah satu yang menjadi kendala untuk para petani di Sulawesi Selatan adalah soal proses pembayaran yang begitu panjang dan lama.

“Kelompok tani, UKM-UKM, kita bisa lihat bahwa banyak petani kita memang orientasi pasarnya itu sudah ke supermarket tapi bayarnya itu satu sampai empat bulan, kasihan pembayaran pasti terganggu. Nah ini nanti sistemnya, pagi semua produk sudah dimasukkan, dan sore sudah dibayar,” ujarnya.

Nurdin Abdullah menjelaskan, mengenai titik terang kerja sama ekonomi kreatif tersebut sudah dilakukan penandatanganan MoU sejak dua bulan yang lalu.

“Kita sudah saling sepakat, dan kita akan menyediakan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk mengelolah itu, dengan melibatkan perguruan tinggi yang ada,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *