MAKASSAR, Linisiar.id – Ratusan Pedagang Asongan Kapal di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar sampaikan aspirasi ke DPRD Makassar, Rabu (06/03).
Aksi tersebut dilakukan terkait pembatasan aktivitas mereka di sekitar pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
Mengenai pembatasan tersebut, Amran selaku koordinator aksi, para pedagang dirugikan. Ia bersama-bersama pedagang asongan tidak bisa menjajakan dagangan jika pembatasan terus berlanjut.
“Sudah dua bulan, kami dilarang berdagang di area pelabuhan, padahal kami juga membayar. Kebutuhan kami terganggu, mulai dari makanan sampai pada pendidikan anak-anak. Kami harap anggota dewan bisa menengahi masalah ini”,ungkapnya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar, Wahab Tahir yang menerima aspirasi ini menjelaskan, pihaknya segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan menghadirkan pihak terkait seperti, Polsek Pelabuhan, PT Pelindo serta PELNI.
“Kami segera memanggil pihak terkait, meminta penjelasan terkait permasalahan yang dihadapi,” jelasnya dihadapan demonstran di ruang aspirasi. (*)












