Mocheesestick Keju Mozarella yang Laris Manis di Palopo, Chici: Terinspirasi dari Penjual Gorengan

Bagikan

PALOPO, Linisiar.id – Terinspirasi dari penjual gorengan, seorang mahasisiwi IAIN Palopo Chici Oktaviana berhasil membuka usaha ‘gorengan’ yang diberi namanya mocheesestick.

Berbeda dengan gorengan yang biasanya, mocheesestick ternyata terbuat dari keju mozzarella yang kemudian nantinya diberikan varian rasa.

Kini, usaha ‘gorengan’nya itu pun digemari masyarakat dan laris manis di Kota Palopo.

Pengelola usaha Mocheesestick Chici Oktaviana menuturkan, bisnis gorengannya tersebut berbeda dengan goreng-gorengan pada umumnya karena di dalamnya terdapat keju mozzarella. Sehingga, dikatakannya membuat sensasi makanannya juga berbeda.

Chici sapaannya, mengatakan bahwa usaha tersebut awalnya terinsprasi dari penjual gorengan yang ada di pinggir jalan.

“Awal inspirasi kita untuk membuka usaha ini yaitu berawal dari penjual gorengan di pinggir jalan. Kami punya inisiatif untuk membuat cemilan yang tampil beda dengan mereka, ya makanya kami ciptakan mocheesestick ini. Yang mana nampak luar gorengan tetapi isian dalamnya itu beda dari pada gorengan karena isian Mozarella sehingga sensasi menyantapnya itu berbeda dengan cemilan, lumer di mulut ketika kita menggigitnya,” katanya, Minggu (31/1/2021).

Berbagai varian rasa mocheesestick ini juga tersaji, seperti varian asin yang dibagi lima, original, mie moza, mie sosis, hottang moza, hottang sosis, dan 13 varian manis yaitu cappucino, tiramisu, strawberry, taro,milky, greentea, chocolate, chocomaltine, crumble red velvet, crumble caramel, crumble black, caramel peanut.

Lokasi mocheese itu berada di jalan Andi Machulau No.78A Batupasi.

Promo besar-besaran biasa dilakukan usaha mocheese ini ketika waktu-waktu tertentu. Seperti bulan Januari lalu, ada promo harga mocheese hanya 5 ribu setiap porsinya.

Rencananya, Mocheese bakal mengadakan promo kembali di bulan Februari dengan harga hanya Rp 2 ribu perporsi.

Chici berharap agar pembangunan tempat wisata baru dekat usahanya tersebut secepatnya dilakukan pembangunan agar usahanya juga ramai dikunjungi.

“Harapan saya karena kami berada di jalan Andi machulau yang insyaallah program kerja pemerintah yaitu membangun menara payung, dan semoga di perlancar rezekinya agar secepatnya membangun menara paying. Dari wisata baru itu semoga banyak masyarakat berminat untuk datang dan mungkin saja dari pengunjung akan menjadi penghasilan juga buat mocheese. Apalagi areanya ini dekat,” harapnya.

Mocheesestick telah dibuka sejak November 2019.

Penghasilan yang diperoleh sebelum pandemi berkisar Rp 300 ribu pada awal buka. Setelah mocheesestick dikenal masyarakat Palopo, pihaknya sendri bisa menghasilkan Rp 500 perhari.

Kontributor : Fatmawati

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *