Putra Gubernur: Mari Jaga Tanda-tanda Kemenangan RAMAH

Fauzi Nurdin, putra Gubernur Sulsel, ikut berorasi pada kampanye terakhir calon Wakil Bupati Pangkep Muammar Muhayang, Jumat (4/12/2020).
Bagikan

PANGKEP, Linisiar.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep nomor urut 2, Abd Rahman Assagaf-Muammar Muhayang (RAMAH), memanfaatkan hari terakhir kampanye dengan jalan santai ke lokasi sosialisasi, Jumat (4/12/2020).

Mulai Sabtu (5/12) sudah memasuki masa tenang Pilkada 2020 yang akan berlangsung serentak pada 9 Desember nanti.

Kampanye terakhir pasangan RAMAH-MAGELLO MENTONG sangat istimewa, sebab ikut dihadiri oleh putra Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, Fauzi Nurdin.

Fauzi Nurdin hadir dalam kampanye calon Wakil Bupati Pangkep, Muammar Muhayang dalam kapasitas sebagai Ketua Banteng Muda Indonesia Sulawesi Selatan. Sosialisasi program kerja RAMAH ini dilakukan dengan kegiatan jalan sehat alias berjalan kaki menuju titik kampanye. Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Fauzi Nurdin.

Fauzi Nurdin menyampaikan kepada warga harus terus menjaga tanda-tanda kemenangan  pasangan calon RAMAH hingga 9 Desember tiba.

“Saya sangat setuju dengan kata Pak Muammar, kita jangan mau dinilai hanya dengan beberapa ratus ribu rupiah,” kata Fauzi Nurdin, sesuai rilis tim RAMAH.

“Jika masyarakat memilih dengan nilai, tidak memakai hati, maka kita akan siap mengalami kemunduran kembali di 5 tahun kedepan,” tambahnya saat berorasi di titik akhir kampanye, Jalan Sultan Hasanuddin.

Di hari akhir kampanye ini, Muammar Muhayang berharap besar kepada masyarakat agar bisa menjaga diri, menjaga hati, meluruskan niat untuk memilih nomor 2.

“Dinda Uji (Fauzi Nurdin) ini adalah anak dari Pak Gubernur, yang insha Allah siap mengawal kita membawa perubahan. Ini merupakan tanda bahwa Pak Gubernur kita mendukung RAMAH,” tegas Muammar.

Muammar juga menyampaikan kepada warga mengenai program Sipakainge. “Jika nanti terpilih, saya akan mengundang warga ngopi tiap pagi jam 8 sampai 9 di rujab atau warkop untuk menyerap aspirasi warga,” katanya.

“Semua itu kami rangkum dalam program Sipakainge,”  kata Muammar Muhayang. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *