PANGKEP, Linisiar.id – Segmen keempat atau terakhir debat kandidat Pilkada Pangkep 2020 di Hotel Claro Makassar, Senin (30/11/2020), berlangsung seru.
Pada segmen ini, calon wakil bupati terlibat langsung memberikan pertanyaan dan menjawab pertanyaan kandidat lain.
Calon Wakil Bupati Pangkep nomor urut 2, Muammar Muhayang mengajukan pertanyaan kepada rivalnya, calon Wakil Bupati nomor urut 1, Syahban Sammana.
“Kira-kira bagaimana bagaimana menurut Pak Syahban mengenai program bantuan yang berbentuk charity karena bapak dulu berada di pemerintahan, apakah ini merupakan mission impossible atau is posibble?” tanya Muammar.
Muammar sepakat dengan Syahban bahwa bantuan dari pusat masih sulit terdistribusi dengan baik dan tidak cukup dengan anggaran yang semestinya.
Menanggapi pertanyaan paslon nomor urut 1 mengenai destinasi wisata, TAMAH menjelaskan, Kabupaten Pangkep punya potensi besar menjadi destinasi wisata unggulan di Sulsel.
“Kami rasa Pangkep merupakan kabupaten yang sangat lengkap dari daratan, gunung, dan kepulauan yang jika dikelola oleh ahlinya, bisa menjadi salah satu kabupaten wisata yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan,” kata Rahman Assagaf.
Rahman Assagaf juga menjelaskan strategi penggunaan anggaran di tengah pandemi Covid-19, jika memimpin Pangkep nantinya, menjawab pertanyaan paslon nomor urut 3.
Pasangan ini kemudian tampil kompak pada sesi closing statement.
“Jika mau pupuk beres, pilih nomor 2. Jika mau air beres, pilih nomor 2, mau listrik beres coblos nomor 2, mau honorer jelas masa depannya, coblos nomor 2. Kalau mau terbuka lapangan kerja, coblos nomor 2,” kata RAMAH.
“Kami adalah pasangan yang akan membawa perubahan di Kabupaten Pangkep. Leluhur kita mengatakan, kita berhak keluar dari zona termiskin kedua di Sulawesi Selatan,” tegas Muammar saat closing statement. (*)












