MAKASSAR, Linisiar.id – Tingginya angka kecelakaan lalulintas di Makassar membuat pemerintah kota khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar melakukan beberapa upaya pencegahan dengan mengedukasi generasi muda meningkatkan kepatuhan berlalulintas.
Kepala Dinas Perhubungan Makassar Mario Said mengatakan, angka kecelakaan berlalulintas di kota Makassar cukup tinggi dan umumnya didominasi oleh anak muda.
“Makassar salah satu kota metropolitan di Indonesia dengan tingkat kepadatan berlalulintas yang tinggi. Angka kecelakaan juga tinggi dan ini yang mau kita tekan,” katanya.
Mario mengatakan, berdasarkan data yang ada angka kecelakaan lalulintas didominasi oleh generasi muda dan umumnya masih duduk di bangku sekolah.
Karenanya, upaya yang cukup massif dalam hal sosialisasi dan edukasi perlu ditingkatkan agar tingkat kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas juga meningkat.
Bahkan dirinya mengaku jika 2030 nanti Indonesia akan mendapat bonus demografi sehingga perlu upaya massif dalam meningkatkan kepatuhan berlalulintas masyarakat.
“Upaya massif dibutuhkan dan usia dini paling tepat untuk sosialisasi ini. Sekolah-sekolah menjadi sasaran kita, agar tumbuh kesadaran dalam berlalulintas,” katanya.
Mario Said menyebutkan, Kota Makassar merupakan salah satu penyumbang angka kecelakaan terbesar di Indonesia. Pelaku pelanggaran yang berakibat kecelakaan, beragam.
“Tidak sedikit ulah remaja yang masih berstatus pelajar jadi penyebab akibat ugal-ugalan di jalan raya,” terangnya.
Karenanya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar akan menyasar sekolah-sekolah yang ada di kota Makassar. Tujuannya, mengedukasi para pelajar SMP dan SMA agar taat berlalu lintas.
Reporter: M. Hasan
Editor: Muhammad Husain












