Sudah Wujudkan Internet Gratis, Gerakan ‘Nurkholish’ Juga Ajak Bangun Bisnis Digital di Gowa dan Takalar

Praktisi keamanan teknologi informasi, Nurkholish Halim (Kiri)

GOWA, LINISIAR.id – Sebuah gerakan pemuda yang mengatasmakan diri ‘Nurkholish’ telah hadir memberikan fasilitas internet gratis bagi warga. Tahap awal pemasangan internet gratis ini sudah mulai terlaksana di Blok C, BTN Pao-pao, Kelurahan Paccinongang, Kabupaten Gowa. Gerakan ini juga menargetkan seluruh Kecamatan di Gowa dan Takalar akan dapat menikmati akses internet gratis.

Inisiator inisiator internet gratis ini ini adalah Nurkholish Halim. Ia merupakan praktisi security IT atau keamanan teknologi informasi dan saat ini berkarier di Ibu Kota Jakarta. Nurkholish mulai membentuk gerakan internet gratis tersebut bersama para rekannya.

Lantas, mengapa menggunakan nama Nurkholish?. Menurutnya, ada tiga poin utama mengapa nama ‘Nurkholish’ (www.nurkholish.com) digunakan. Pertama kata NUR (Networking Untuk Rakyat) gunanya masyarakat akan mendapatkan ‘Informasi’ dan ‘Komunikasi’ melalui streaming tentunya menggunakan ‘wifi’ gratis atau cuma-cuma.

“Kedua, kata ‘KHO’ ‘Koding Hingga Online’. Fungsinya mengajak para pemuda untuk kreatif, membangun bisnis digital cukup melalui smartphone. Edukasi seperti ini penting dilakukan di era globalisasi dengan kompetisi yang besar, karena keberhasilan bisnis digital tak memandang harus di pusat, sementara daerah tidak,” kata Nurkholish, Kamis 22/11/2018).

Selanjutnya kata dia, sangat penting membangun gerakan penyadaran ke semua lapisan, bahwa jika ingin berkarya melintasi pulau, negara hingga benua, cukup hanya terkoneksi dengan internet.

“Kemudian yang terakhir ‘LISH’ adalah ‘Literasi Internet Sehat’ tujuannya menciptakan penggunaan aplikasi Internet yang sehat dan mengedepankan nilai-nilai yang berkembang dari masyarakat dan agama. Karena tanpa dibatasi dengan nilai budaya, maka berpotensi terjadinya penyalahgunaan,” ujarnya.

Nurkholish juga akan memproteksi akses terhadap konten-konten yang tidak bermutu yang tidak pantas untuk ditonton. Karena menurutnya, dunia internet ibarat dua mata pedang yang sama tajam. Bisa digunakan untuk kebaikan, seperti memanfaatkan Internet untuk mengeksplorasi potensi daerah dan sebaliknya.

“Gerakan Pemerataan Internet terhadap seluruh lapisan masyarakat, penting untuk diapresiasi dan didorong bersamaan-sama. Agar terciptanya peluang-peluang baru dan dunia usaha baru digital,” katanya.

Ke depannya kata Nurkholish, pelaku bisnis tidak lagi harus mengeluarkan uang banyak untuk memulai usaha. Karena memulai usaha, tak lagi harus memikirkan tentang lokasi strategis, sewa tempat, modal besar, jaringan (Networking) besar. Karena dengan tersambung internet kata dia, pelaku usaha dapat menawarkan barangnya secara online tanpa membutuhkan modal besar.

“Dulu, ibu-ibu pelaku usaha rumahan, bila menjual barang dagangannya harus menitipkan kue tersebut ke warung-warung atau membuka lapak sendiri. Sekarang era menuntut kita lebih kreatif, menjajakan barang dagangan lewat internet, karena anda mempromosikan produk ke semua orang dan besar potensinya menghasilkan pendapatan lebih besar ketimbang menggunakan cara konvensional,” ucapnya.