MAKASSAR, LINISIAR.ID – General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan Tenggara dan Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin, Jumat (15/12), menegaskan, tidak ada pemadaman listrik selama Natal, 24-25 Desember 2023.
Hal itu disampaikannya, usai melihat persiapan dan instalasi listrik di Gereja Katolik St Fransiku Assisi, Jalan Letjen Hertasning Makassar, Sulawesi Selatan. Menurutnya, pemantauan kesiapan dan pasokan listrik di gereja dimulai hari ini.
“Itu dilakukan, karena gereja cukup krusial, jangan sampai saat mereka ibadah, listrik padam. Sebanyak 325 gereja di Kota Makassar, kita back up ketersediaan listriknya,” ungkap Andy kepada sejumlah wartawan.
Tidak hanya itu, dia menjelaskan, untuk momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN telah melaksanakan inspeksi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 127.953 kilometer sirkuit (kms) di Tahun 2023.
Andy mencatat, pada Nataru nanti, PLN UID Sulselrabar menyiagakan 24 jam sebanyak 1.854 petugas dalam 71 posko siaga tersebar dengan peralatan lengkap. Di sisi lain PLN UID Sulselrabar juga telah menyiapkan sembilan unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di Sulselrabar.
“Saat ini, sistem kelistrikan Sulselrabar saat normal, daya mampunya sebesar 2.300 megawatt (MW). Dan saat ini, posisi pemakaian kita antara 1.900-2.000 MW. Diperkirakan pada Natal nanti beban puncak hanya dikisaran 1.800 MW. Jadi sangat cukup,” tambah Andy.
Khusus di Gereja Katolik St Fransiskus Assisi, mereka punya dua panel listrik dengan besar pasokan 147 ribu volt ampere (VA) dan 150 ribu VA. Jika saat ibadah listrik padam, gereja memang punya genset untuk back up, tapi tidak bisa langsung otomatis menggantikan listrik padam, karena masih manual.
Sehingga Pastor Paroki St Fransiskus Assisi, Leo Palili megaku sangat senang PLN mau membantu menjaga listrik tetap aman saat ibadah. “Semua persiapan Natal sudah dilakukan sudah 80 persen. Termasuk kesiapa PLN juga sangat penting. Bisa dibayangkan sementara perayaan tapi mati lampu,” akunya.
Ada pun jumlah jemaat di Gerja Katolik St Fransiskus Assisi, sebanyak 6.000 orang. Sehingga pada Natal nanti dilakukan misa Nata sebanyak tiga kali, sejak 24 Desember 2023. (**)












