LUWU, Linisiar.id – Perguruan seni bela diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Luwu menggelar kegiatan Musyawarah Daerah (MUSYDA) VII dengan mengangkat tema “Menggairahkan dan Menggembirakan Perguruan Menuju Tapak Suci yang Berkeunggulan.”
Kegiatan ini dilaksanakan di Perguruan Muhammadiyah Cappa Padang Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu, Sabtu (02/01/2021).
Ketua Panitia MUSYDA VII, Hairum, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk membahas mengenai pergantian kepengurusan di tahun 2020 ke kepengurusan baru pada 2021 ini.
“Musyawarah Daerah (MUSYDA) VII ini untuk menentukan Pimpinan wilayah untuk periode 2021 sampai 2025. 15 orang calon pramatur dipilih untuk dijadikan kepengurusan baru dan 5 di antaranya akan jadi pengurus baru organisasi perguruan seni bela diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah se-Kabupaten Luwu,” kata Hairum.
Dia berharap dengan adanya (MUSYDA) VII, kedepannya pihaknya dapat berbuat di Pimda ini sehingga bisa membawa tapak suci lebih maju dibanding sebelumnya.
Kegiatan MUSYDA tersebut pun dihadiri oleh kader-kader perguruan seni bela diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah se-Kabupaten Luwu. Di sela-sela MUSYDA, setiap kader dipersilahkan untuk naik satu persatu untuk memilih para pramatur. 5 pramatur terpilih yaitu Arifin Nibebisalira, S.E., M.Si, Oddang Abbas A., Ma.Pd.OR, Drs. Nirwan Muallim, Muksin Sahid, S.Pd.I, Siswanti Usman, S.Pd. (Fate)












