MAKASSAR, LINISIAR.ID – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah pengembangan Makassar New Port (MNP) pada empat kelurahan di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yaitu Kelurahan Kaluku Bodoa, Cambaya, Buloa, dan Kelurahan Tallo. Mereka mendapat bantuan peralatan dan modal usaha dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 .
Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis mengatakan, bantuan tersebut berujuan meningkatkan kualitas dan kapasitas dari pelaku UMKM yang ada. “Karena memang, kami terus memperkuat komitmen dalam mendukung Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dengan mengimplementasikan program pengembangan dan pemberdayaan UMKM,” katanya.
Itu merupakan upaya Pelindo Regional 4 memberdayakan UMKM, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sambil memperhatikan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Dari empat kelurahan yang didampingi, program ini melibatkan 42 pengurus, yang secara aktif berfokus pada pengolahan hasil laut seperti ikan dan kepiting, serta produksi alat tangkap untuk nelayan yang dijual melalui koperasi nelayan,” ungkap Enriany.
Menurutnya, program untuk UMKM tersebut, didasari pada pedoman pelaksanaan program TJSL Pelindo yang memiliki fokus kuat untuk mendukung UMKM di empat kelurahan sekitar MNP atau yang sekarang disebut dengan TPK New Makassar Terminal 2.
“Selain bantuan materi, Pelindo Regional 4 juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM, membantu mereka dalam mengelola bisnis dengan lebih efektif. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelindo Regional 4,” ungkap Enriany.
Program pemberdayaan UMKM itu, juga melibatkan istri nelayan di sekitar wilayah pengembangan MNP. Mereka berperan aktif membentuk UMKM, menerima pelatihan tentang pembuatan abon ikan yang tahan lama, mengembangkan produk olahan mereka sendiri, dan memasarkannya melalui berbagai saluran, termasuk e-commerce dan swalayan.
“Tidak hanya itu, mereka juga berpartisipasi dalam bazar nasional dan internasional, sehingga diharapkan UMKM bisa lebih kompetitif dan memberikan kontribusi pada perekonomian lokal,” tandas Enriany, Senin 9 Oktober 2023. (*)












