Makassar Inklusif, Tumbuh, dan Berkembang, None Lugas Paparkan Visi Misi di Awal Debat Kandidat

MAKASSAR, Linisiar.id – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar nomor urut 4, Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH, mendapat kesempatan pertama memaparkan visi misinya pada acara debat kandidat, Sabtu, 7 November 2020. Irman tampil memukau tanpa contekan atau alat bantu, dengan memaparkan visi dan misinya secara lugas, tuntas, dan jelas.

None – sapaan akrab Irman YL, memaparkan, IMUN bukan hanya perpaduan nama Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH, tetapi juga akronim dari semangat untuk menciptakan Makassar yang inklusif, tumbuh dan berkembang. Semangat tersebut kemudian dikristalisasi dalam visi yang dirumuskan sebagai Makassar kota yang berkualitas, empati, religius, harmonis, energik, aman dan nyaman.

“Hal ini kemudian kami topang melalui misi,” kata None.

Adapun misi yang dimaksud, pertama, berkualitas manusianya. Mewujudkan kualitas manusia yang sehat, cerdas, berkarakter unggul, berkesadaran lingkungan, dan berdaya saing global.

Kedua, empati dan melayani pemerintahannya. Mewujudkan pemerintah yang melayani dengan hati dan bekerja secara cekatan, cerdas dan berintegritas.

Ketiga, religius, harmonis masyarakatnya. Mewujudkan ketahanan masyarakat melalui interaksi, soliditas dan solidaritas sosial yang inklusif, peduli, harmonis, berkesadaran hukum dan bersendikan nilai-nilai agama, budaya/identitas lokal dan identitas nasional (multikultural).

Keempat, energik, berkeadilan ekonominya. Mewujudkan ekonomi Makassar yang penuh energi yaitu tumbuh, mandiri, berdaya saing, peduli dan berkeadilan sosial berbasis pemanfaatan sumber daya kemaritiman yang berkelanjutan sebagai pilar kesejahteraan dan keadilan sosial.

Kelima, nyaman dan aman kotanya. Mewujudkan Makassar yang memiliki tata ruang dan infrastruktur perkotaan yang modern, nyaman, sehat dan berwawasan lingkungan.

“Visi dan misi ini kemudian kami akan wujudkan dalam sejumlah program,” jelasnya.

None memaparkan, ada enam program prioritas. Antara lain, BPJS Kesehatan Gratis untuk Kelas III, Pelimpahan Kewenangan ke Tingkat RT, Dana Bantuan Hibah Pembangunan untuk warga RT, Penyediaan Air Bersih, dan Digitalisasi Persampahan.

Di akhir pemaparannya, kandidat berlatar belakang birokrat ini menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan program-programnya, melalui sebuah pepatah Bugis Makassar, Kualleangi Tallanga na Towalia. “Tidak ada hal apapun yang bisa menghalangi kami dalam mewujudkan program-program kami,” tegasnya. (*)