Rabu, Desember 7, 2022

LAM PT-Kes Asesmen Akreditasi Minimal PS IPKK Program Magister FK Unhas

Populer

MAKASSAR, Linisiar.id – Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Kesehatan Indonesia (LAM PT-Kes) melakukan asesmen lapangan pada Program Studi Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan (PS IPKK) Program Magister Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas).

Kunjungan dua asesor LAM PT-Kes, yakni dr. Titi Savitri Prihatiningsih M.A., MMedEd., Ph.D dan Dr dr. Felicia Kurniawan M.Kes, merupakan tahapan dari pemenuhan status akreditasi minimal pada PS IPKK FK Unhas.

Dekan FK UNHAS, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, Sp.PD-KGH., Sp.GK yang menyambut kedatangan tim LAM PT-Kes di Ruang Senat FK Unhas, Senin (10/10/2022), mengatakan bahwa PS IPKK Program Magister FK UNHAS merupakan program studi baru yang dirintis untuk pengembangan kapasitas dosen kedokteran dan profesi kesehatan untuk menjadi kompeten dan profesional untuk penguatan penyelenggaraan pendidikan di bidang kedokteran dan kesehatan.

“Hal ini sangat penting karena akan mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di masa datang. Beliau juga berharap para asesor dapat memotret secara detail agar dapat memberikan umpan balik bagi prodi untuk perbaikan di masa datang,” ungkap Prof Haerani.

Acara yang dipandu oleh dr.Irwin Aras ,M.Epid., MMedEd sebagai ketua panitia persiapan visitasi lapangan tersebut, kemudian dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., Sp.GK(K) selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan memaparkan perkembangan dan pencapaian Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin terkini.

Dilanjutkan pemaparan oleh dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK, selaku pelaksana tugas (Plt) Ketua PS IPKK Program Magister terkait latar belakang dan spesifikasi program studi. di antaranya bahwa lama studi yang dapat ditempuh mahasiswa adalah 2-8 semester dengan jumlah kredit 38 SKS.

“Gelar yang akan diperoleh adalah Master of Health Professional Education (MHPE). Adapun strategi pembelajaran yang ditawarkan yaitu secara blended learning yang memungkinkan bagi calon mahasiswa yang telah menjadi tenaga pengajar atau bekerja dapat mengikuti pendidikan di prodi ini,” imbuh dr. Firdaus.

Selain itu topik yang dijadikan unggulan adalah Interprofessional Education and Collaboration (IPEC) dengan pengoptimalan kemampuan literalisasi digital melalui Knowledge Management System, sebagaimana ditambahkan oleh dr. Asty Amalia, MMedEd, selaku salah satu inisiator program studi tersebut.

Selama dua hari melakukan penilaian lapangan, kedua asesor LAM PTKes sepakat bahwa PS IPKK ini dapat diharapkan dapat berkontribusi untuk menghasilkan ahli-ahli Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan yang berkualitas dan sangat dibutuhkan untuk menyiapkan tenaga kesehatan masa depan yang lebih baik.

Terlebih karena saat ini, PS IPKK FK UNHAS ini menjadi program magister ketiga di Indonesia dan satu-satunya di wilayah timur. Sehingga nantinya dapat menjawab kebutuhan akan ahli Ilmu Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan di setiap institusi pendidikan kedokteran dan profesi kesehatan yang ada di wilayah tersebut utamanya.

Apalagi dukungan dari pimpinan di tingkat FK dan UNHAS yang begitu kuat dan solid dalam menyiapkan dan memajukan PS IPKK ini. Beberapa saran perbaikan juga disampaikan oleh kedua asesor LAM PTKes tersebut, misalnya terkait pengembangan SDM dosen, struktur kurikulum dan kerjasama internasional untuk penguatan PS IPKK di masa datang.

Di akhir sesi asesmen lapangan tersebut, kedua asesor memberikan apresiasi yang tinggi pada PS IPKK FK UNHAS karena mahasiswa angkatan pertama sebagian adalah dosen fakultas kedokteran dengan latar belakang dokter spesialis dan berkontribusi positif di departemen maupun program studinya masing-masing.

Asesor LAM PT-Kes menyarankan PS IPKK dapat menawarkan keunggulan dalam pendidikan spesialis. Hal ini tentu bukan hanya yang pertama, namun juga dapat memberikan kontribusi positif bagi penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis di Indonesia.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

Berita Terbaru