Kumpulkan Media dan OPD, Diskominfo Makassar Bahas Konvergensi Media

Kumpulkan Media dan OPD, Diskominfo Makassar Bahas Konvergensi Media.

MAKASSAR, Linisiar.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menggelar Temu Media Temu Wartawan Media Cetak, Elektronik dan OPD Kota Makassar dengan tema Radio dan Konvergensi Media, Senin (30/9/2019) di Hotel Arthama, Jalan Haji Bau.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang hadir secara langsung membuka kegiatan mengatakan, pada era ini konvergensi media tidak dapat dihindari, bahkan konvergensi media ini sangat berkaitan erat dengan perubahan industri, dimana industri menjadi lebih dinamis dan bergantung pada teknologi.

“Konvergensi media adalah hal yang tidak bisa dihindari lagi. Ada di dalamnya computing, ada di dalamnya masalah bisnis, multi-platform, multichannel. Konvergensi media mulai dari media online, media cetak, media elektronik tentu akan bersatu,” ungkap Iqbal.

Konvergensi media didefinisikan sebagai penggabungan media massa dengan teknologi digital yang berkembang saat ini. Berbagai jenis media, seperti majalah, koran, radio, televisi digabungkan menjadi satu platform yang sama. Konvergensi media sendiri timbul seiring dengan berkembangnya teknologi, khusunya peralihan teknologi analog ke digital.

Ia mencontohkan salah satu konvergensi media yang cukup populer di Indonesia, yakni Kompas. Sebelumnya, Kompas hadir dalam bentuk media cetak berupa koran yang terbit harian. Seiring dengan perkembangan teknologi, Kompas melakukan konvergensi media dengan meluncurkan portal berita Kompas.com.

Dengan hadirnya konvergensi media, kata Iqbal, dapat memberikan dampak positif seperti masyarakat yang lebih mudah untuk mengakses berita dan konten lainnya dengan jaringan internet.

Selain itu, menurut dia hal ini juga dapat menjadi salah satu cara dalam menangkal kabar yang tidak benar.

“Tentu saja kondisi ini akan bagus kalau kita ingin menyatukan suatu pendapat apalagi untuk menghilangkan berita-berita yang sifatnya hoax,” sambungnya.

Kendati demikian, Iqbal tetap mengingatkan agar konvergensi media jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan pihak tertentu.

“Tetapi konvergensi media jangan sampai dijadikan alat untuk kepentingan-kepentingan tertentu,” tandasnya.

Pada temu media ini, hadir sebagai pembicara, Kepala Stasiun RRI Makassar, Maladi Amin dan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan, Riswan Muchsin. (*)