Jadi Kebutuhan Masyarakat, Ini Cara Theo – Zadrak Wujudkan BPJS Kesehatan Gratis

TANA TORAJA, Linisiar.id – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Theofillus Allorerung – Zadrak Tombeg, telah berkomitmen untuk mewujudkan program BPJS Kesehatan Gratis khusus pelayanan Kelas III, jika terpilih di Pilkada Tana Toraja, 9 Desember mendatang.

Program ini merupakan bentuk perhatian Theo – Zadrak, setelah menerima banyak keluhan dari warga yang iuran BPJS Kesehatannya harus menunggak setelah mengalami dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sekedar informasi, khusus di Pilkada Serentak di Sulawesi Selatan, tidak hanya Theo – Zadrak yang memprogramkan BPJS Kesehatan Gratis. Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH, juga memprogramkan hal yang sama. Begitupun dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Hamzah Pangki – Andi Murniyati Makking.

Juru bicara Theo – Zadrak, Natania Orvala, menjelaskan, program BPJS Kesehatan Gratis khusus pelayanan Kelas III ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi, akibat pandemi Covid-19, banyak warga yang tadinya mampu membayar iuran BPJS Kesehatan secara mandiri, terpaksa menunggak pembayaran akibat pandemi.

“Memang perlu intervensi pemerintah untuk mengambil alih sedikit beban masyarakat. Salah satunya iuran BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari 200 ribu lebih penduduk Tana Toraja, banyak yang sudah tercover dalam kepesertaan BPJS – PBI, yakni fakir miskin atau orang tidak mampu berdasarkan data di Dinas Sosial, yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah.

Selain itu, ada yang termasuk dalam kepesertaan BPJS – Non PBI. Antara lain, pekerja penerima upah dan anggota keluarganya (PNS, Polri, TNI, pejabat negara, dan lain-lain yang memenuhi kriteria pekerja penerima upah). Kemudian, pekerja bukan penerima upah dan keluarganya. Dan terakhir, bukan pekerja dan anggota keluarganya.

“Untuk setiap kategori bukan pekerja yang mampu membayar iuran bulanan, wajib mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Mandiri (Perorangan) dan membayar iuran bulanan sesuai kelas yang diambil. Khusus untuk Kelas III di kategori inilah yang nantinya akan dibayarkan oleh pemerintah daerah, jika Pak Theo – Zadrak diberi kepercayaan oleh masyarakat Tana Toraja,” jelas Natania, Selasa, 17 November 2020.

Natania memaparkan, APBD Tana Toraja saat ini mencapai Rp 1,2 triliun lebih. Tentu, bukan perkara yang sulit jika hanya membayarkan iuran BPJS Kesehatan Kelas III, yang besarnya hanya Rp 42 ribu per orang.

“Kalau 50 ribu orang, jumlahnya hanya Rp 25 miliar lebih per tahun. Hanya sedikit sekali dari APBD kita. Jadi saya kira, ini hanya persoalan mau atau tidak saja dari kepala daerahnya,” terangnya.

Menurut Natania, Theo – Zadrak memiliki komitmen, satu rupiah pun dana APBD harus dimaanfaatkan untuk kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Persoalan BPJS Kesehatan ini tergantung itikad baik dari pemerintah, karena bukan hal yang melanggar aturan.

“Pemerintah kalau belum mampu mensejahterakan masyarakat, setidaknya buatlah kebijakan yang bisa mengurangi beban masyarakat. BPJS Kesehatan Gratis untuk Kelas III ini sudah menjadi komitmen dari Pak Theo – Zadrak. Ini bukan janji politik, tapi program yang akan diwujudkan jika diberi kepercayaan oleh masyarakat Tana Toraja,” imbuhnya. (*)