Kampus  

AHS Wilayah VI Gelar Monev di FK Unhas

Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id – Academic Health System (AHS) Wilayah VI menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di gedung Auditorium AA Amiruddin Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), Makassar, Senin (12/12/2022).

Monev AHS Wilayah VI ini diselenggarakan acara Pemantauan dan Evaluasi implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) Kemdikbudristek dan kemkes No.2KB/2022 dan No.HK 01.08/MENKES/1269/2022 tentang peningkatan kuota Penerimaan Mahasiswa Program Sarjana Kedokteran, Program Dokter Spesialis, dan Penambahan Program Studi Dokter Spesialis melalui sistem kesehatan akademik dan menindak lanjuti hasil workshop Pengembangan sistem kesehatan/Academic Health System (AHS).

Dekan FK Unhas Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes.,Sp.PD-KGH.,Sp.GK(K) sebagai Koordinator AHS wilayah VI melaporkan perkembangan implementasi SKB mengenai strategi konsorsium PPDS-AHS untuk pembukaan Prodi spesialis baru dan Program peningkatan kuota dokter, peningkatan dokter spesialis dari 1:3 menjadi 1:5, Rumah Sakit Pendidikan dari 120 menjadi 210 dan masalah NIDK dari wilayah VI.

“Target dan evaluasi yang direncanakan 2023, proses evaluasi, dan pendataan wilayah VI sudah dilakukan oleh seluruh stakeholder dan permasalahannya,” ungkap Prof Haerani.

Beliau juga berharap ada koordinasi yang lebih ke pemerintah daerah dikarenakan tidak akan efektif tanpa dukungan pemerintah daerah dan propinsi dalam hal pengembangan sistem kesehatan (AHS).

Monev AHS ini diselenggarakan pihak Kementerian Riset dan Teknologi dan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis FK Unhas, yang dihadiri Prof. Dr. dr. Ratna Sitompul ,Sp.M (K) dan Prof. dr. Irawan Yusuf, Ph.D selaku Pokjanas AHS yang memberi arahan terkait AHS didampingi Direktur Program Pendidikan Dokter Spesialis FK Unhas Dr. dr. Andi Muhammad Takdir Musba, Sp.An-KMN.

Hadir pula tim komite bersama kemendikbud ristek dan kemkes, Stakeholder, para Dekan Fakultas Kedokteran dari 14 Universitas wilayah VI , Direktur RS-Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, dan tim koordinator AHS wilayah VI. Medical sistem Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin yang unik dari yang lain membutuhkan kerjasama tambahan dengan membuat kelompok monitor agar terselenggara AHS dengan baik.

```