Daerah  

Hari Mangrove Sedunia, Pemprov Sulsel Tanam 7.000 Bibit Mangrove di Pangkep

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memimpin penanaman 7.000 bibit mangrove di pesisir Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, Senin (27/7/2026).
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memimpin penanaman 7.000 bibit mangrove di pesisir Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, Senin (27/7/2026).
Bagikan

PANGKEP, LINISIAR.ID – Memperingati Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penanaman 7.000 bibit pohon mangrove yang dipusatkan di pesisir Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (27/7/2026).

Aksi lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Forkopimda Pangkep, jajaran OPD Sulsel, pelajar, serta kelompok masyarakat penggiat lingkungan.

Gubernur Andi Sudirman menyampaikan bahwa penanaman ribuan bibit mangrove ini merupakan langkah konkret pemerintah provinsi dalam menjaga ekosistem pesisir serta upaya meredam dampak perubahan iklim dan abrasi pantai di wilayah Sulawesi Selatan.

“Dalam momentum Hari Mangrove Sedunia ini, kita bersama-sama menanam 7.000 bibit mangrove di Kabupaten Pangkep. Langkah ini penting untuk menjaga ekosistem pesisir dari ancaman abrasi sekaligus menjaga habitat biota laut,” ujar Andi Sudirman.

Ia menambahkan, keberadaan hutan mangrove sangat vital bagi kehidupan masyarakat pesisir karena selain berfungsi sebagai penahan gelombang laut, hutan mangrove juga berkontribusi besar dalam penyerapan karbon serta meningkatkan perekonomian nelayan lokal.

Gubernur mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat dan menjaga keberlangsungan hidup bibit pohon mangrove yang telah ditanam.

“Penanaman ini bukan sekadar seremonial. Yang paling penting adalah merawatnya agar tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi anak cucu kita ke depan,” tegasnya. (*)

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *