MAKASSAR, Linisiar.id – PSM Makassar sukses meraih kemenangan penting saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (4/5/2026), Juku Eja menang dengan skor 2-1.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Dua gol dramatis bahkan tercipta di masa injury time babak pertama. PSM lebih dulu unggul lewat sundulan bek asal Montenegro, Dusan Lagator, pada menit 45+1 setelah memanfaatkan umpan Victor Luiz.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Bhayangkara FC langsung merespons cepat melalui gol Bernard Henri (Henri Doumbia) hanya berselang beberapa menit, usai menerima umpan Firza Andika. Skor 1-1 pun menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Pada menit ke-68, kiper PSM Hilmansyah menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang dari tendangan bebas Bhayangkara FC.

PSM akhirnya kembali unggul pada menit ke-72 melalui Luka Cumic. Penyerang asal Serbia itu memanfaatkan bola lambung, berlari dari tengah lapangan melewati kawalan pemain lawan, sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Bhayangkara FC.
Skor 2-1 bertahan hingga laga usai. Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan PSM setelah sebelumnya kalah dari Bali United. Tambahan tiga poin membuat PSM kini mengoleksi 34 poin dari 31 pertandingan dan semakin menjauh dari zona degradasi.
Sementara itu, Bhayangkara FC harus memperpanjang tren negatif tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir, setelah sebelumnya juga kalah dari Persis Solo dan Persib Bandung. Tim asuhan Paul Munster kini tertahan di peringkat ketujuh dengan 47 poin.
Susunan Pemain:
PSM MAKASSAR: Hilmansyah; Mufli Hidayat, Aloisio, Lagator, Victor Luiz, Resky Fandi (Akbar Tanjung 72′), Roberto (Rashid Bakri 82′), Boboev (Victor Dethan 63′), Ananda Raehan, Rizky Eka Pratama (Fahrul 82′), Alex Tanque (Luka CUmic 63′).
BHAYANGKARA FC: Aqil Savik; Sadiki, Moises, Damjanovic, Fauzi, Yamamoto, TM Ichsan (Seto 46′), Andika (Kurnia 90′), Doumbia, Privat Mbarga, Ginanjar Ramadhani (Dendi Sulistyawan 46′).












