MAKASSAR, LINISIAR.ID – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menggelar mudik gratis bekerja sama denga Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Khusus dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ada kuota sebesar 1.400 orang untuk tiga keberangkatan tujuan Surabaya, Jawa Timur dan Bau-bau, Sulawesi Tenggara.
Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Makassar, Muhamad Jabir mengatakan, jadi mudik gratis tidak hanya dilakukan saat hari raya lebaran saja, tapi juga Natal. “Untuk wilayah kita (Makassar) ada tiga rute, satu kali Makassar-Surabaya, dan dua kali rute Makassar-Bau-bau. Kami di sini selaku operator dari Kemenhub,” katanya.
Mudik gratis tujuan Makassar-Surabaya, dengan kuota 400 orang, berangkat 20 Desember 2023 dengan Kapal Motor (KM) Gunung Dempo. Lalu rute Makassar-Bau-bau dengan dua keberangkatan, pada 22 Desember 2023 dengan KM Ngapulu, dan 23 Desember 2023 KM Tidar, dengan masing-masing kuota 500 orang.
Ada pun syarat dan ketentuan peserta mudik gratis itu yaitu berusia minimal 58 tahun, pelajar atau mmahasiswa dengan menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa. Bagi keluarga tidak mampu, membawa surat keterangan tidak mampu dari RT setempat. Dan jumlah maksimal peserta dalam satu keluarga maksimal empat orang terdiri atas dua dewasa dan dua anak.
Salah satu calon penumpang tujuan Bau-bau, Tina, yang akan berangkat bersama anaknya mengaku tidak tahu dengan adanya program mudik gratis tersebut. Tapi setelah tiba di loket penjualan tiket Pelni di Jalan Sawerigading baru mendapat infortmasi jika ada program tersebut.
“Alhamdulillah, itu sangat membantu kami untuk pulang ke kampung. Ini sedang mencoba mmendaftar secara online dan sedang proses,” kata Tina.
Di luar program mudik gratis PT Pelni yang bekerja sama dengan Kemenhub itu, ada 18 kapal, terdiri dari 15 kapal penumpang dan 3 kapal perintis yang beroperasi untuk melayani menumpang selama Nataru ini.
“Kami memang memprediksi kenaikan penumpang Naratu ini bisa mencapai 30 persen, dan lebih banyak ke arah timur. Tapi dengan jumlah armada yang masing-masing bisa menampung 2.000 penumpang, tidak akan ada masalah,” pungkas Jabir. (**)












