LUWU, Linisiar.id – Seorang pedagang somai dan minuman di Taman Belopa Luwu Yusnia mengaku merugi dan mengalami penurunan pendapatan drastis selama pandemi covid-19. Di awal pandemi dirinya bahkan hanya mendapat Rp 5.000 perhari.
Pedagang UMKM berusia 40 tahun ini menuturkan mengalami perbedaan pendapatan saat sebelum Corona dan saat pandemi Corona.
“Di awal pandemi ini saya hanya bisa mendapatkan penghasilan 5 ribu saja dalam sehari, lalu ada imbauan dari pemerintah untuk menutup sementara usaha kami ini, sekitar 4 bulan lamanya saya tak menjual, tapi Alhamdulillah kami akhirnya dibolehkan kembali untuk menjual. Walaupun pengunjung tak seberapa yang datang. Biasanya saya itu mendapatkan penghasilan 120- 150 ribu perhari namun kini ada virus Corona saya hanya dapat sekitar 30-80 ribu dalam sehari.” Katanya, Jumat (22/1/2021).
Dia melanjutkan, dirinya selalu mematuhi pemerintah perihal jam operasional usaha.
“Dulu ada dari pemerintah meminta kami buka dari jam 7 sampai jam 5 sore, itu membuat kami keberatan karena di masa virus ini tak banyak pengunjung yang datang siang, kebanyakan mereka datang malam. Tapi kami harus mematuhi pemerintah, jadi kami tak menjual hingga 4 bulan lamanya.” ucap ibu tiga anak ini.
Yusnia rela mengelola usahanya demi membantu suaminya menghidupi keluarganya, walaupun penghasilannya tak seberapa. (fate)












