PALOPO, Linisiar.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Sulawesi Selatan Periode 2019-2022 mengelar kegiatan Jalan Sehat Pemuda di Palopo, Minggu (8/3/2020). Kegiatan ini merupakan rangkaian raker pengurus DPD.
Peserta start dari Lapangan Gaspa – Jalan Jenderal Sudirman – finis di Lapangan Pancasila. Hadir Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah melepas langsung dan didampingi oleh Wali Kota Palopo, Judas Amir.
“Tentu hari ini kita sangat gembira, kita akan menyehatkan tubuh kita dengan jalan sehat,” kata Nurdin Abdullah.
Apresiasi diberikan kepada para pengurus yang baru saja dilantik 2 Februari lalu ini, dengan susunan formasi inti Nurkanita Maruddani Kahfi sebagai ketua, Agus Rasyid Butu sebagai Sekretaris dan M Fathul Fauzi Nurdin sebagai sekretaris. Di tengah Raker menjadikan olahraga bersama masyarakat menjadi salah satu agenda.
“Tentu kita bangga adik-adik di KNPI dalam rapat kerja masih sempat berolahraga, saya kira ini adalah sebuah kegiatan rutin kita setiap hari,” sebutnya.
Nurdin menaruh harapan besar kepada pemuda-pemudi Indonesia untuk dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu dan menjadikan Nusantara ini menjadi bangsa yang terpandang kelak. Termasuk kepada mereka yang tergabung dalam organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Mereka akan menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045, dimana dapat bersaing dengan bangsa lain, pada kualitas sumber daya manusianya, terutama pemuda.
“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh pemuda-pemudi yang berada dalam KNPI bahwa yang akan datang Indonesia pada tahun 2040 berada jajaran ekonomi terkuat ke lima dunia,” kata Nurdin Abdullah pada kegiatan Jalan Sehat Pemuda di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Minggu, 8 Maret 2020.
Posisi ini dapat diraih saat 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045. Bahkan hasil riset Standard Chartered Plc dan PricewaterhouseCoopers (PwC) menyebutkan posisi ekonomi Indonesia tersebut bakal dicapai pada 2030 dengan estimasi nilai Produk Domestik Bruto sebesar 5,424 miliar dollar Amerika Serikat (AS).
Indonesia juga akan menjadi negara dengan bonus demografi penduduk pada tahun 2030 yang dapat menjadikan negara yang maju dan unggul. Memiliki penduduk usia produktif pada 2020-2030.
“Kita bonus demografi di dunia, persiapkan diri dengan baik,” sebut Nurdin.
Untuk menuju ke sana. Dimana mulai sekarang hingga waktu yang disebutkan tersebut, para pemuda-pemudi ini telah memiliki peran dalam pembangunan.
Untuk itu mereka harus menjaga diri, baik itu dari pengaruh narkotika dan praktik KKN.
“Adik-adik menjadikan narkoba sebagai musuh bersama untuk diperangi,” pintanya.(*)
Editor: Rizal P












