Senin, September 27, 2021

Tanggapi Unjuk Rasa Mahasiswa Aliansi Peduli Pendidikan, Ini Penjelasan Kadis Pendidikan Palopo

Populer

Palopo, Linisiar.id – Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan berunjukrasa di Kantor Dinas Pendidikan Kota Palopo dan Kantor Walikota Palopo, Selasa (24/8/2021).

Pengunjuk rasa meminta Pemkot Palopo, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Palopo, menertibkan sejumlah sekolah di kota tersebut yang ditengarai belum mengantongi izin operasional sekolah.

Tapi, meski belum mengantongi izin operasional dari pemerintah, sejumlah sekolah itu sudah beroperasi menerima siswa baru dan mengadakan kegiatan pendidikan.

“Kami mendesak Kadis Pendidikan Palopo segera menertibkan sejumlah sekolah yang tidak berizin,” kata Wiwin, salah seorang pengunjuk rasa.

Selain itu, Wiwin juga meminta Kadis Pendidikan Palopo memberikan sanksi tegas kepada pengelola pendidikan di kota bermotto ‘Idaman’ ini, yang ditengarai memungut biaya pendaftaran calon siswa baru tahun ajaran 2021/2022.

“Aparat penegak hukum juga harus mengusut adanya dugaan pungutan liar dilakukan sejumlah sekolah saat penerimaan siswa baru,” tegas Wiwin.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa menyebar selebaran berisi tuntutan dan nama beberapa sekolah yang disebutkan belum memiliki izin operasional di Kota Palopo.

Mengacu UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), untuk mendirikan pendidikan formal dan nonformal dibutuhkan izin dari pemerintah pusat atau daerah.

Kemudian pada Pasal 62 menyebut untuk mendapat izin, pendiri harus memenuhi beberapa syarat.

“Syarat-syarat untuk memperoleh izin meliputi isi pendidikan, jumlah dan kualifikasi pendidikan dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pendidikan,  pembiayaan pendidikan, sistem evaluasi dan sertifikasi, serta manajemen dan proses pendidikan,” demikian tertulis pada ayat (1) pasal 62 UU Sisdiknas  tersebut, dikutip dari selebaran pengunjukrasa.

Mengenai masukan dan tuntutan pengunjuk dari Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palopo, Syahruddin, SPd, menyampaikan terima kasih.

Syahruddin yang ditemui Linisiar.id mengatakan, terima kasih masukan teman-teman pemuda Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan tentang izin operasional sekolah, khususnya salah satu sekolah.

Mengenai salah satu sekolah itu, menurut Syahruddin, ada syarat yang belum terpenuhi, yakni standar sarana dan prasarana.

Jadi pada intinya, kami imbau kepada orangtua atau wali siswa, sebaiknya memindahkan dulu anaknya ke sekolah lain yang sudah memiliki izin operasional.

Sebab, dinas pendidikan akan menutup sementara sekolah yang tidak punya izin operasional tersebut, untuk memberikan kesempatan sekolah itu memenuhi syarat perizinan. (Ayub Sadega)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru