Senin, September 27, 2021

Pengendalian Gratifikasi, Bupati Luwu Utara Harap Pejabat Jadi Teladan Masyarakat

Populer

LUWU UTARA, Linisiar.id — Pengendalian gratifikasi merupakan bagian dari upaya membangun sistem pencegahan korupsi. Menghadirkan pengendalian gratifikasi secara transparan dan akuntabel akan berdampak dengan terbentuknya aparatur pemerintah yang berintegritas, citra positif dan kredibilitas instansi, demikian di katakan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ketika menghadiri sosialisasi pengendalian gratifikasi dan launching whistle blowing system, yang di selenggarakan oleh Inspektorat Luwu utara, kamis (26/08/2021) di Ruang Command Center Kantor Bupati Luwu Utara.

“Pimpinan instansi maupun para aparatur pemerintah memegang peranan penting sebagai teladan dalam penerapan pengendalian gratifikasi di lingkungannya masing-masing, diharapkan para pejabat aparatur pemerintah untuk menginformasikan tentang gratifikasi sehingga masyarakat juga tidak membiasakan untuk memberikan imbalan kepada aparatur pemerintah,” terang Bupati Indah.

Indah menyampaikan apresiasi, dan ucapan terima kasihnya atas kehadiran Direktorat Gratifikasi KPK RI sebagai narasumber dalam kegiatan ini.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih dari kami pemerintah kabupaten Luwu Utara, atas perhatian dan dukungan dari Direktorat Gratifikasi dengan hadir menjadi narasumber, tentu diharapkan kehadirannya dapat memberikan pencerahan dan pemahaman yang benar tentang gratifikasi, memperluas wawasan, menyamakan persepsi, memunculkan ide, menyusun langkah dan trobosan positif dalam upaya pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemkab Luwu Utara,” ungkapnya.

Indah juga menekankan kepada aparatur pemerintah bahwa apabila terpaksa menerima gratifikasi maka wajib melaporkannya yang pernah atau telah di terimanya kepada KPK RI melalui unit pengendalian gratifikasi Pemkab Luwu Utara.

Dalam kegiatan ini, Bupati Indah juga melakukan launching whistle blowing system yaitu sebuah sistem saluran pengaduan berbasis web dan online untuk mendukung Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) sebagai sarana untuk menampung pengaduan-pengaduan yang berhubungan dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai di lingkungan Pemda Luwu Utara.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Luwu Utara, Wakil Bupati Luwu Utara, Para pimpan OPD dan partisipan yang hadir secara Virtual.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru