Selasa, April 13, 2021

Pemkot Palopo Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan III, FKJ Beberkan Tujuannya

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Walikota Palopo HM Judas Amir, MH membuka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan III Pemerintah Kota Palopo bekerjasama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulsel Tahun Anggaran 2021.

Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan III berlangsung di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Rabu (24/2/2021).

Laporan Kepala BKPSDM Kota Palopo Farid Kasim, SH, M.Si, MH, tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini yaitu membentuk kompetensi kepemimpinan operasional para pejabat pengawas yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan di instansi masing-masing.

Kemudian meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap dan perilaku untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai kebutuhan instansi.

Menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharuan dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa, memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.

Tujuan lain, menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik.

Adapun sasaran pelatihan kepemimpinan pengawas adalah terwujudnya pegawai negeri sipil yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan jabatan yang dijabatnya.

Jumlah peserta sebanyak 40 orang dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan III Pemerintah Kota Palopo bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 dilaksanakan dari 24 Februari hingga 10 Juni 2021 di Kota Palopo.

Sambutan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulsel yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial Nur Awwal, S.STP., M.si menyampaikan, pejabat pengawas harus memiliki kompetensi untuk menjamin akuntabilitas jabatan untuk pengendalian seluruh kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh pejabat pelaksana, sesuai standar operasional prosedur.

Kegiatan pelatihan kepemimpinan pengawas diselenggarakan dengan pola terbaru berdasarkan peraturan LAN Nomor 15 Tahun 2019 telah diubah Peraturan LAN Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelatihan kepemimpinan pengawas dengan empat agenda pembelajaran.

Meliputi agenda kepemimpinan Pancasila dan bela negara, agenda kepemimpinan pelayanan publik, agenda pengendalian pekerjaan, dan agenda aktualisasi kepemimpinan.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya melakukan pembelajaran di kampus tetapi juga di instansi masing-masing.

Pelanggaran pelatihan tetap muka pada kondisi saat ini tidaklah semudah kondisi normal sebelumnya. Karena itu BPSDM Sulawesi Selatan selaku penjamin mutu pelatihan yang memfasilitasi pelatihan ini terus mengawal dan berkoordinasi dengan pihak lembaga ASN, khususnya bagi para pejabat pengawas.

Berangkat mendukung terwujudnya world class bureaucracy (birokrasi kelas dunia) di setiap instansi pemerintah diperlukan sosok pejabat pengawas yang memainkan peran awal bagi keberlangsungan unit organisasi yaitu pengendalian pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh pejabat pelaksana dalam memberikan pelayanan publik.

Pejabat pengawas dan dapat memainkan peran tersebut dalam memenuhi kriteria pemimpin yang melayani sehingga cepat atau lambatnya peningkatan kinerja organisasi akan ditentukan oleh langkah-langkah pengendalian yang dilakukan oleh pejabat pengawas.

Kita sadari bahwa tantangan ASN saat ini sangat beragam untuk itu dibutuhkan ASN yang memiliki kompetensi baik kompetensi manajerial maupun kompetensi sosial kultural.

Administrasi Negara Republik Indonesia dan juga penyesuaian sarana/prasarana dan penyiapan tenaga pengajar telah kamu lakukan demi terlaksananya pelatihan kepemimpinan pengawas ini sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Sementara itu, Walikota Palopo Drs. H. M. Judas Amir, MH menyampaikan, semoga pelatihan ini dapat diikuti dengan baik agar nampak kualitas agar setelah mengikuti pelatihan ini ada nilai tambah dalam mengimplementasikan tugas sehari-hari.

Karena pentingnya kegiatan ini, tambah walikota, maka negara biayai. Artinya, jika kita selesai pelatihan dan hanya begitu-begitu saja, berarti kita telah merugikan negara.

Hadir Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanza DP, SH., M.Si, Wakapolres Palopo Kompol Budi Gunawan, SH, Kasdim 1403/SWG Mayor Kav Suparman S.Pd, serta Pimpinan Perangkat Daerah. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru