Jumat, Oktober 15, 2021

Pemkot Palopo Gandeng LPMP Sulsel Seleksi Calon Kepala Sekolah, 40 Peserta Bersaing

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Pemerintah Kota Palopo bekerjasama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar acara pembukaan Diklat Calon Kepala Sekolah Tahun Anggaran 2021 di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo pada Senin 27 September 2021.

Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanzah DP, S.H. M.Si., membuka secara resmi kegiatan Diklat Calon Kepala Sekolah kegiatan tersebut merupakan kerjasama Pemerintah Kota Palopo dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Selatan serta Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LPPKSPS) Tahun Anggaran 2021.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Penilaian SDM Aparatur, Abdul Rachman, dalam sambutannya menjelaskan sasaran Calon Kepala Sekolah Kota Palopo, atau CAKEP adalah jenjang SD dan SMP, yang telah dinyatakan lulus dari substansi dasar CPNS.

Untuk mewujudkan PNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik.

Jumlah peserta CAKEP hasil seleksi substansi Calon Kepala Sekolah Kota Palopo sebanyak 40 orang. Terdiri dari 35 peserta Kepala Sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan 5 peserta jenjang SMP. Sebanyak 16 peserta laki laki dan 24 perempuan.

Kegiatan diklat ini telah dilaksanakan mulai tanggal 16 September dan akan berakhir pada 5 Desember 2021, yang digelar di sejumlah lokasi di Kota Palopo.

Sementara anggaran pelaksanaan kegiatan ini dibebankan pada DPA Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Palopo tahun anggaran 2021 yang bersumber dari APBD Kota Palopo.

Kepala LPMP Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Abdul Halim Muharram, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, kehadiran sosok calon kepala sekolah ini nantinya akan ter-update secara nasional yang akan mengawal berbagai kebijakan terkait dengan pengawalan kualitas mutu pendidikan

Sambutan Walikota Palopo yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Palopo, Drs. Firmanzah DP, SH. M.Si., mengatakan berdasarkan Permendikbud RI Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, sebagaimana salah satu syarat pelantikan menjadi Kepala Sekolah, yakni harus memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Tanda Tamat Pelatihan Calon Kepala Sekolah.

“Agar dalam pelakasanaan kegiatan ini, dapat menghadirkan kepala sekolah yang profesional, kreatif, dan inovatif, dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan,” katanya.

“Sebab tantangan kerja di masa depan dalam bidang apapun, akan semakin berat terlebih dalam bidang pendidikan,” ujarnya. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru