Senin, Maret 1, 2021

Pemkot Palopo Gandeng Dharma Wanita Bahas Akseptor KB dari Kalangan PNS

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kota Palopo menggelar rapat koordinasi dalan rangka optimalisasi capaian akseptor KB pada lingkup Dharma Wanita (DW) Kota Palopo, di Auditorium Saokotae, Selasa (29/12/2020).

Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Palopo Farid Kasim, SH., M.Si., MH menyampaikan, kita rapat hari ini berdampingan dengan PKK dan Dharma Wanita karena kita inginkan ada kolaborasi dimana data yang telah dapatkan sangat berkepentingan dengan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dijelaskan, pada Januari 2021 akan diadakan Safari KB yang dilaksanakan secara serentak di seluruh kelurahan.

“Karena data yang telah didapatkan cukup signifikan dan untuk triwulan pertama sampai dengan Maret, kami sangat membutuhkan dukungan dari pengurus Dharma Wanita khususnya bagi unit kerja untuk melakukan evaluasi di OPD masing-masing,” ujarnya.

Menurut FKJ, strategi yang akan kita dilakukan nantinya yang perlu difokuskan adalah bagaimana melakukan edukasi yaitu memberikan pemahaman.

Paradigma BKKBN saat ini telah berubah berdasarkan regulasi atau peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang BKKBN tidak lagi mengatakan dua anak cukup.

“Tapi yang kita pahami bahwa esensi dari pada program Bangga Kencana adalah bertujuan untuk menyehatkan dan mensejahterakan keluarga. Kita harapkan PNS menjadi pelopor Bangga Kencana di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Para lurah bersama UPT nantinya akan terus mengupdate data seberapa banyak PNS yang datang melaporkan dirinya akan menjadi akseptor.

Tidak hanya menjadi akseptor, tapi setelah menjadi akseptor kita akan membuat pembinaan anak remaja yang ada di lingkungan yaitu anak-anak PNS dan anak Dharma Wanita ini kita akan jadikan kelompok.

Kelompok ini nantinya dibuatkan edukasi dengan kegiatan yang positif. Mereka dibawa dalam satu kelas untuk diberikan edukasi agar mereka dapat menjadi contoh di tengah anak lainnya.

Karena kita tidak ingin anak pejabat atau anak Dharma Wanita terpengaruh oleh lingkungan yang negatif dan ini sebenarnya menjadi sasaran. Tidak hanya masuk sebagai akseptor, selain ibunya diperhatikan, anaknya juga dibina.

“Kita akan berikan narasumber yang memberikan pencerahan secara spiritual, pembinaan mental dan menyampaikan tentang bahaya narkoba, balap liar dan bahaya lainnya. Tapi target kita satu triwulan ini adalah akseptor terlebih dahulu,” katanya.

Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utia Sari Judas, M.Kes menyampaikan apresiasinya dan sangat mendukung program Bangga Kencana yang telah disampaikan dengan capaian akseptor.

Ia juga menyampaikan jangan ada paksaan dan sebaiknya edukasi secara baik dan jika perlu menggandeng orang dari kebidanan yang lebih mengetahui kesehatan reproduksi.

Walikota Palopo Drs. H. M. Judas Amir, MH menyampaikan, pelajari dan pahamilah aturan yang telah mengatur. Mari kita menjaga yang akan merugikan masyarakat.

“Jika kita telah bekerja dengan baik untuk menyukseskan dan mendapatkan kebaikan, maka kebaikan itu akan datang jika program itu kita implementasikan secara baik,” kata walikota.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Palopo dengan Dinas Kesehatan Kota palopo dan Rumah Sakit Umum Sawerigading.

Kerjasama itu terkait penyelenggaraan pelayanan keluarga berencana pada pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan RS Sawerigading tahun 2021 yang disaksikan oleh Walikota Palopo.

Hadir pula Ketua DWP Kota Palopo Iznada, para pengurus Dharma Wanita Palopo, lurah se-Kota Palopo dan Ka. UPTD KB se-Kota Palopo. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru