PALOPO, Linisiar.id – Walikota Palopo Drs. H.M. Judas Amir, MH mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka penanganan Covid-19 dan pendisiplinan protokol kesehatan yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1403 Sawerigading di Lapangan Pancasila Palopo, Jumat (14/8/2020).
Apel itu dipimpin oleh Dandim 1403/SWG Letkol Inf Gunawan, S.I.P didampingi oleh Walikota Palopo Drs. H. M. Judas Amir, MH, dan Kapolres Kota Palopo AKBP Alfian Nurnas, SH., S.I.K.
Acara dilanjutkan penyematan pita oleh Walikota Palopo kepada perwakilan anggota TNI. Selanjutnya Dandim 1403/SWG kepada anggota Polri dan Kapolres Palopo kepada anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Palopo.
Dalam amanatnya, Dandim 1403/SWG Letkol Inf Gunawan, S.I.P menyampaikan apel ini merupakan upaya terpadu untuk menerapkan dan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 di wilayah Kodim 1403/SWG.
Dandim menyampaikan, penyebaran Covid-19 sampai saat ini masih cukup tinggi, telah menimbulkan korban jiwa, dan kerugian material yang berimplikasi pada aspek sosial ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan agar masyarakat tetap produktif di tengah-tengah pandemi Covid-19. Namun, tetap mengutamakan keselamatan dengan menjalankan protokol kesehatan.
Untuk mendukung kebiasaan baru atau new normal itu, diperlukan langkah-langkah pendisiplinan protokol kesehatan yang terpadu, terarah, terukur, serta menyeluruh dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.
Dijelaskan, salah satu tugas utama yang akan dilaksanakan satuan tugas (satgas) dalam operasi pendisiplinan protokol kesehatan adalah pemakaian masker, kepatuhan menjaga jarak, dan membiasakan mencuci tangan dengan sabun.
Satgas yang terdiri atas angota TNI, Polri, dan Satpol PP akan menyasar seluruh kecamatan, kelurahan, bahkan hingga RT/RW.
Mereka juga akan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan di pasar-pasar, lorong-lorong, dan area keramaian.
Walikota menyampaikan, Covid-19 yang dihadapi bangsa Indonesia, termasuk di Kota Palopo, sudah dikaji dari berbagai sisi disiplin ilmu. Hasil kajian menyebutkan, tidak ada hal yang dapat dilakukan sebelum adanya vaksin untuk penyembuhan.
Karena itu, sambil menunggu produksi vaksin, yang harus dilakukan sekarang adalah mengikuti protokol kesehatan sesuai instruksi pemerintah.
Walikota menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang menggelar apel ini. Selanjutnya akan dilaksanakan di lapangan.
Adapun program operasi Covid-19 yaitu Pasar PNP dan Terminal Dangerakko.
Kelompok I dalam Pasar Sentral, 35 orang dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP Gerianto P bersama Kodim 1403, Yonif 721/Mks, Polres, Satpol PP, Dinkes, BPBD, dan Dishub Palopo.
Kelompok II di Jl. Mangga, Komplex Lagota, dan ruko pasar. Terdiri atas 35 orang dipimpin oleh Iptu Herman Bokko SH bersama Kodim 1403, Yonif 721/Mks, Polres Palopo, Satpol PP, Dinkes, BPBD, dan Dishub.
Kelompok III di Jl. Ahmad Dahlan dan ruko Pasar Sentral. Sebanyak 35 orang dipimpin oleh Letda Inf Rizal bersama Kodim 1403, Yonif 721/Mks, Polres Kota Plp, Satpol PP, Dinkes, BPBD, dan Dishub.
Kelompok IV menyasar Jl. Rambutan, Jl. Durian (jalur dua), dan ruko sepanjang Jl Rambutan. Anggota 35 orang dipimpin oleh Pasi Opsdim 1403 Kpt Inf Sukardi bersama Kodim 1403, Yonif 721/Mks, Polres, Satpol PP, Dinkes, BPBD, dan Dishub.
Kelompok V di Terminal Dangerakko dan ruko sekitarnya. Anggota 35 orang dipimpin oleh Pasiter 1403 Kpt Inf Agus Purwono bersama Kodim 1403, Yonif 721/Mks, Polres Kota Plp, Satpol PP, Dinkes, BPBD, dan Dishub.
Tugas mereka mewajibkan semua orang menggunakan masker. Bagi yang belum menggunakan masker, diberi pemahaman pentingnya menggunakan masker dan sanksi sesuai perwali.
Tugas lainnya, meminta pengelola pasar dan toko menyiapkan sarana cuci tangan serta mengimbau warga selalu jaga jarak. (*)













