Minggu, Agustus 14, 2022

Mapala IAIN Palopo Ekspedisi Ilmiah di Jalur Timur Nene Mori

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) IAIAN Palopo melakukan ekspedisi Ilmiah sekaligus pengambilan nomor registrasi aggota untuk beralih status menjadi anggota penuh.

Kali ini, 3 anggota peserta pengambilan Nomor Registrasi Anggota (NRA), 3 orang angota untuk pemantapan divisi gunung hutan, dan 5 orang sebagai pendamping ekspedesi ilmiah gunung hutan.

Ke-11 orang ini menapaki jalan bervegetasi lumut dan hutan rapat jalur timur menuju puncak Nene Mori 3.397 mdpl, puncak kedua tertinggi setelah Rante Mario di  Pegunungan Latimojong, Sulsel. Ekspedisi berlangsung 10-17 Desember 2020.

Salah seorang pengurus Mapala IAIN Palopo, Muhaijir, menyatakan penekanan utama pada ekspedisi ini sebagai tugas akhir dalam organisasi sekaligus menjadi syarat untuk menjadi pengurus dalam lembaga Mapala IAIN Palopo.

Selain pengambilan nomor registrasi anggota sebelum dilantik menjadi anggota penuh, ekspedisi ini juga punya aspek pendidikan untuk mendewasakan diri dan bersahabat dengan alam.

Tujuan ekspedisi ini mengaplikasikan materi perjalanan dan kemampuan berorganisasi yang telah diberikan oleh mentor kepada calon anggota.

Salah seorang pendamping, Wandi Mappeasse, S.Sos kepada Linisiar.id, Sabtu (19/12), mengatakan, mereka menggelar bakti sosial di Desa Tolaju, Kecamatan Latimojong.

Wandi menambahkan, selama ekspedisi, peserta meneliti titik-titik air terjun dan ketinggian camp setiap pos.   

“Selain melakukan perjalanan pendidikan lingkungan, dan mengamati potensi ekowisata Gunung Latimojong, kami juga membuat bakti sosial di Desa Tolaju pada tanggal 15 Desember 2020,” katanya. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru