Senin, April 12, 2021

Ketua DPRD Palopo Hj. Nurhaeni Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Aksi Bom Bunuh Diri Depan Gereja Katedral Makassar

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) Dr. Hj. Nurhaeni, S.Kp.,M.Kes meminta masyarakat tidak terprovokasi aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Hj. Nurhaeni meminta semua umat beragama tetap tenang dan terus menjaga kerukunan.

“Saya mengimbau umat beragama tetap tenang, jaga kerukunan, jangan terpengaruh provokasi teroris,” kata Hj. Nurhaeni kepada Linisiar.id melalui panggilan WhatsApp, Kamis (1/4/2021).

Masyarakat, khususnya Kota Palopo, kata Hj. Nurhaenih, harus tetap tenang dalam merespon aksi terorisme.

Menurutnya, bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar bisa saja merupakan provokasi bagi umat beragama.

“Aksi terorisme ini membuktikan gerakan radikalisme itu memang benar-benar ada, kali ini memprovokasi masyarakat menjelang Paskah bagi umat Kristiani dan bulan suci Ramadhan buat umat Muslim,” tambahnya.

“Namun masyarakat jangan sampai terprovokasi karena memang itulah tujuan para teroris,” imbuhnya.

Legislator Golkar Palopo ini menyayangkan aksi bom bunuh diri di tengah masyarakat dan pemerintah yang sedang fokus menghadapi pandemi Covid-19.

Pemilik sekaligus Ketua Yayasan Institute Kesehatan dan Bisnis (IKB) Kurnia Jaya Persada (KJP) ini juga menyampaikan rasa duka yang mendalam untuk para korban akibat aksi bom bunuh diri itu.

“Saya turut berduka atas kejadian tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum yang ingin memecah bela persatuan rakyat,” tandas Hj. Nurhaeni.

Terkait para korban luka karena bom bunuh diri di di Kota Makassar, sebelumnya Presiden Jokowi dalam konferensi persnya, Minggu (28/3/2021), memastikan semua biaya pengobatan dan perawatan korban sepenuhnya ditanggung oleh negara. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru