Selasa, Maret 2, 2021

DLH Palopo Rakor Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kadis: Butuh Dukungan Masyarakat  

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palopo menggelar rapat koordinasi (rakor) pengelolaan lingkungan hidup dengan camat dan lurah se-Kota Palopo di ruang pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo, Kamis, 11 Februari 2021.

Mewakili Walikota Palopo dalam hal ini Sekretaris Daerah Palopo, Drs. Firmanza DP, SH., M.Si menyebutkan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya tanggung-jawab pemerintah dan pemerintah daerah, tetapi tanggung-jawab kita semua.

“Salah satu yang menjadi perhatian kita yaitu masih ada beberapa koreksi pembersihan, sehingga mau tidak mau kita akan tetap melakukan pembersihan selokan,” kata sekda.

“Untuk itu bagaimana camat dan lurah lebih mengaktifkan lagi gerakan masyarakat melakukan pembersihan,” jelasnya.

Lanjut disampaikan bahwa kebersihan dan keamanan di daerah wilayah masing-masing menjadi fokus kita, agar masyarakat bisa merasakan eksistensi sebagai pemerintah.

Hal yang sama disampaikan Kadis Lingkungan Hidup Kota Palopo, Hj. Sitti Baderia, S.Pd.,M.Si.

“Kita tidak bisa apa-apa tanpa dukungan masyarakat dalam melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, yang tentunya didukung pula kerjasama camat dan lurah.

Adapun harapan yang disampaikannya agar target selaras dengan visi walikota Palopo yaitu menjadikan Kota Palopo sebagai kota masa depan.

Sedangkan Kepala BKPSDM Kota Palopo, Farid Kasim Judas, SH., M.Si., MH menyampaikan kita semua wajib berkomitmen menciptakan lingkungan sehat dan bersih agar masyarakat bisa terhindar dari berbagai potensi penyakit dan virus lainnya.

“Seperti genangan air apalagi musim hujan, jadi perlu diantisipasi oleh masyarakat itu sendiri, namun tentu ada edukasi dan motivasi camat dan lurah untuk memberdayakan bersama. Bekerja bergotong-royong melakukan pembersihan di wilayah masing-masing,” terang FKJ.

Selain itu, disampaikan pula FKJ bahwa langkah antisipasi program yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Palopo harus mendapatkan dukungan dari para lurah terkait penempatan kontainer nantinya.

Kepala BKPSDM juga mengatakan, masalah kebersihan tentu merupakan linear program dari Bangga Kencana terkait program stunting.

“Karena salah satu faktor sensitif stunting adalah sanitasi lingkungan buruk. Misalnya apabila ada genangan air yang tersumbat, bisa berkumpulnya nyamuk berkembang biak yang bisa mengganggu kesehatan balita,” ucapnya. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru