Senin, Maret 1, 2021

Dinas Kesehatan Palopo dan Pemerintah Kecamatan Evaluasi Penanganan Covid-19

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo Taufik, S.Kep., Ners memimpin rapat evaluasi pemantapan penanganan penyebaran Covid-19 bersama Kepala Puskesmas, Lurah dan Satgas Covid Kelurahan di Kantor Camat Wara, Minggu 10 Januari 2021.

Rapat evaluasi pemantapan penanganan penyebaran Covid-19 tersebut dilaksanakan secara serentak di 9 kecamatan di Kota Palopo.

Camat Wara Rustam, SE menyampaikan, sesuai amanat Walikota Palopo berdasarkan kondisi wilayah di Kota Palopo bukan lagi dilihat istilah relawan, tapi tanggung jawab sebagai aparat dalam melayani dan melindungi masyarakat.

“Beberapa hal yang akan dilakukan mulai hari ini sampai dengan 14 hari kedepan. Khusus di Kecamatan Wara besok akan dilakukan penyemprotan disinfektan serentak di seluruh wilayah kecamatan,” katanya.

Selain itu, banyak hal yang dilakukan, yakni roadshow yang akan diikuti para RT/RW, Lurah, LPMK untuk memantau jika terjadi kerumunan di masyarakat.

Kemudian diimbau, sesuai dengan edaran Walikota Palopo, rumah makan maksimal dibuka sampai pukul 19.00 Wita.

Apabila melewati jam tersebut dan telah diberikan peringatan, akan diberikan sanksi seperti penutupan sementara.

Plt. Dinas Kesehatan Kota Palopo Taufik, S.Kep.,Ners menyampaikan, melihat angka positif Covid di Kota Palopo yang masih terus meningkat, maka apa yang telah dilakukan di tahun sebelumnya harus lebih ditingkatkan lagi.

Di Kota Palopo, jumlah kasus positif sekitar 700 kasus. Meningkatnya kasus sangat berkaitan dengan kedisplinan. Banyak warga yang tidak disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Oleh karena itu tanggung jawab kita mari kita melakukan penyuluhan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Selain itu memberikan pemahaman kepada keluarga meningkatkan kesadaran terhadap covid ini,” katanya.

Kemudian mencari dan jika menemukan orang yang sakit, sebaiknya koordinasi dengan tenaga kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan.

Jika ada yang meninggal nantinya di Makassar, dapat dipulangkan ke Palopo dengan komunikasi dengan satgas. Selanjutnya, satgas akan bersurat ke provinsi untuk dimakamkan di Palopo.

Dengan catatan, keluarga juga diberikan pemahaman mencarikan ambulans untuk pulang ke Palopo. Setelah  tiba di Kota Palopo, akan ditangani satgas covid termasuk pemakamannya. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru