Selasa, April 13, 2021

Buka Musrebang RKPD, Bupati Ungkap 7 Target Pembangunan Luwu, Apa Saja?  

Populer

LUWU, Linisiar.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Luwu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Luwu Tahun 2022.

Musrenbang RKPD Luwu dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang, MPd di aula Kantor Bappelitbangda, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Senin (29/3/2021).

Hadir Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertahanan (Perkimtan) Provinsi Sulsel, Dr Iqbal Suaeb, mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Hadir pula Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu, Zulkifli, para kepala OPD, camat dan para kepala desa se Kabupaten Luwu yang mengikuti musrenbang secara virtual.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu mengungkapkan ada 7 target pembangunan Kabupaten Luwu yang akan dicapai pada tahun 2022 mendatang.

Target yang ingin dicapai diantaranya, indeks pembangunan manuasia atau IPM meningkat menjadi 72,01 persen dari target tahun sebelumnya yaitu 71,44 persen.

Pertumbuhan ekonomi kita tingkatkan menjadi 5,84 persen dari 4,50 persen tahun sebelumnya.

Angka kemiskinan kita turunkan menjadi 12,10 persen dari 12,30 persen tahun sebelumnya, sedangkan tingkat pengangguran terbuka ditargetkan menurun menjadi 4,24 persen dari 4,96 persen pada tahun sebelumnya.

PDRB perkapita atas dasar harga berlaku ditingkatkan menjadi 48,05 juta dari 45,30 juta pada tahun sebelumnya.

Target lain, yaitu jumlah desa dengan status sangat tertinggal ditargetkan menurun dari 25 desa menjadi 17 desa, sedangkan desa dengan status berkembang ditingkatkan menjadi 135 desa dari 115.

Indeks kepuasan masyarakat ditargetkan mencapai angka 81,27 persen dari sebelumnya 80,06 persen.

Target ketujuh atau terakhir adalah seluruh indikator pelayanan dasar atau SPM harus mencapai 100 persen.

Untuk mecapai target tersebut, Bupati Luwu menekankan kepada seluruh perangkat daerah untuk dapat meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

“Sebagai aparatur yang juga abdi masyarakat, kinerja pelayanan adalah standar yang menjadi tolak ukur kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintah daerah,” katanya.

Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Sulsel, Iqbal Suaeb yang membacakan sambutan Gubernur Sulsel mengatakan, meskipun pelaksanaan Musrenbang dilaksanakan dalam kondisi pandemic Covid-19, tidak mengurangi subtansi dari pelaksanaan Musrenbang.

Meliputi sinkronisasi dan penyelasaran perencanaan pembangunan pada level pemerintah Kabupaten/Kota dan penajaman rencana program dan kegiatan RKPD tahun 2022.

Iqbal Suaeb juga memberikan gambaran kondisi makro ekonomi Sulawesi Selatan selama tahun 2020, dimana capaian pertumbuhan ekonomi Sulsel terkontraksi sampai minus 0,70 persen.

Namun masih diatas angka pertumbuhan nasional yang mengalami kontraksi sebesar minus 2,07 persen.

Kepala Bappelitbangda Luwu, Achmad Awwabin melaporkan, kegiatan Musrenbang RKPD bertujuan untuk memperoleh kesepakatan terhadap rumusan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan pembangunan.

Untuk kesempurnaan pendekatan partisipatif dalam penyusunan RKPD, dilakukan pembahasan terhadap hasil kesepakatan musrenbang RKPD di kecamatan dan pokok-pokok fikiran DPRD. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru