Senin, Agustus 2, 2021

BPBD Luwu Gelar Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana, Ini Pesertanya  

Populer

Luwu, Linisiar.id – Guna meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan menghadapi bencana terutama untuk warga atau daerah yang sering terdampak bencana, Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar sosialisasi penanganan darurat bencana di aula Bappeda, Belopa, Rabu (30/06/2021).

Kepala Pelaksana BPBD Kab. Luwu, Rahman Mandari dalam laporannya menyebutkan, tujuan sosialisasi ini untuk memberikan acuan atau pemahaman bagi organisasi perangkat daerah terkait dengan kebencanaan, camat, serta lurah dan kepala desa yang terdampak bencana dalam penanganan tanggap darurat bencana.

“Kami mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat melalui BNPB untuk dapat membantu kami dalam melaksanakan tugas-tugas kebencanaan,” ujar Rahman Mandari.

Ia menambahkan, hingga saat ini penanganan kebencanaan khususnya pada saat tanggap darurat masih belum optimal.

Hal ini disebabkan sarana dan prasarana yang ada masih sangat terbatas. Hal ini terkait keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Kiranya kegiatan ini akan dirangkaikan dengan peninjauan lapangan wilayah rawan bencana, namun dikarena pandemi Covid-19 yang menghambat kedatangan Bapak Budhi Erwanto, sehingga ini akan diagendakan kembali,” uangkapnya.

Hadir secara virtual melalui zoom meeting sebagai narasumber pada sosialisasi ini yakni Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Budhi Erwanto.

Menurut Budhi, terdapat siklus dalam penanggulangan bencana berdasarkan UU No. Tahun 2007 yang harus diperhatikan yaitu pra bencana, keadaan darurat, dan pasca bencana.

“Prinsip dasar penyelenggaraan penanggulangan bencana harus dilakukan dengan cepat dan tepat yang mengutamakan penyelamatan jiwa manusia dan mencegah meluasnya dampak bencana,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, dilaksanakan secara transparan, akuntabel, berdaya guna dan hasil guna, partisipasi aktif, serta non diskriminatif dan non proletisi.

Peserta sosialisasi adalah kepala OPD terkait, Camat, Lurah, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa, dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia, dan MDMC/Muhammadiyah Luwu. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru