Minggu, Juni 13, 2021

BNN Palopo Gelar Rakor Kota Tanggap Ancaman Narkoba, Asisten III Sebut Narkoba Musuh Bersama

Populer

PALOPO, Linisiar.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo mengadakan rapat koordinasi (rakor) dan pembinaan Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang dilaksanakan di Aula Hotel Harapan pada Kamis, 10 Juni 2021.

Kepala BNN Kota Palopo AKBP Ustim Pangarian, SE, M.Si menyampaikan dalam sambutannya, “Berdasarkan hasil survei prevalensi penyalahgunaan narkoba yang dilakukan BNN dan Pusat Penelitian Masyarakat Budaya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang survei nasional penyalahgunaan narkoba, sangat memprihatinkan.”

Kerugian terbesar dari penyalahgunaan narkoba adalah pelemahan karakter individu yang menyebabkan melemahnya ketahanan masyarakat sebagai awal kehancuran bangsa.

Menyikapi hal tersebut, Kepala BNN Palopo secara terbuka menyatakan arah dan kebijakan BNN yaitu perang melawan narkoba untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR).

“Untuk itu melalui Rapat Koordinasi dan Pembinaan Kota Tanggap Ancaman Narkoba ini, kami mengundang para pemangku kepentingan terkait untuk berdiskusi menyatukan pemahaman terkait persoalan ini, sehingga diharapkan ada hal yang dapat menjadi pedoman untuk nantinya dapat melahirkan sebuah kebijakan yang dapat mengatasi persoalan tersebut.

Melalui kegiatan rapat koordinasi ini beberapa hal yang disampaikan Kepala BNN Kota Palopo:

  1. Persoalan narkoba tidak akan pernah tuntas jika kita hanya mementingkan ego sektoral dalam penanganannya. Untuk itu di butuhkan komitmen bersama dalam penanggulangannya.
  2. Diharapkan semakin bertambah kepedulian serta kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kegiatan P4GN secara mandiri. Semakin besar keterlibatan semua komponen masyarakat dalam mendukung program pemerintah khususnya dibidang P4GN.

Walikota Palopo yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum dr.  H.M. Ishaq Iskandar,M. Kes membuka Rapat Koordinasi dan Pembinaan Kota Tanggap Ancaman Narkoba.

Dalam sambutannya, M Ishaq menuturkan bahwa narkoba itu adalah musuh kita bersama, bukan hanya BNN yang bertugas menanganinya tetapi kita juga berperan untuk memberantasnya.

“Mari kita bersama-sama berkolaborasi untuk memberantas narkoba. Palopo juga merupakan salah satu pusat peredaran narkoba, termasuk salah satu yang terbesar di Sulawesi Selatan,” katanya.

“Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaga generasi kita agar terhindar dari narkoba,” jelasnya.

Turut hadir perwakilan Kejari Palopo dan beberapa tamu undangan. (*)

- Advertisement -

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLAN

Berita Terbaru