Senin, Agustus 2, 2021

Bappelitbangda Luwu Rakor Bahas Kesiapan Ikut Kompetisi PFmuda Pertamina, Terbuka untuk Milenial

Populer

Luwu, Linisiar.id – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah (Bappelitbangda), menggelar rapat koordinasi dengan para kepala OPD di ruang rapat kantor Bappelitbangda, Kamis (15/7/2021).

Rakor ini diselenggarakan dalam rangka persiapan keikutsertaan Kabupaten Luwu dalam Kompetisi Usulan Proyek Sosial Program PFmuda Pertamina.

“Lomba ini nantinya boleh diikuti oleh para pemuda Milenial Kabupaten Luwu yang berusia 17-35 tahun. Baik diikuti secara kelompok maupun individu. Para peserta menuangkan segala kreativitas dan prakarsanya melalui proposal yang isinya menuntaskan isu-isu sosial melalui foto, video dan tulisan,” jelas Sekretaris Bappelitbangda, Muh Yusuf.

“Tujuan PFmuda menemukan young leaders inspiratif yang memiliki kepekaan sosial dengan aksi-aksi solusi inovatif untuk menjawab problem di sekitar kehidupannya,” tambahnya.

Program PFmuda 2021 yang digagas oleh Pertamina Foundation kembali digelar dengan mengusung tema “Inovasi Generasi Milenial dalam Menuntaskan Isu-Isu Sosial”.

Kompetisi PFmuda 2021 bertujuan membuka kesempatan generasi muda untuk berani merealisasikan gagasannya dalam sebuah prakarsa proyek sosial.

Pelaksanaan kegiatan PFmuda 2021 berpedoman protokol kesehatan pandemic covid-19. Seluruh rangkaian kegiatan PFmuda didukung platform digital, yaitu system aplikasi mulai pendaftaran, evaluasi administrasi, seleksi, wawancara, pelatihan, pendampingan sampai dengan publikasi karya.

Proses seleksi secara online dengan tahapan awal proses registrasi dan pengiriman proposal serta kelengkapan administrasi yang berakhir hingga 31 Juli 2021

“Ide-ide inovasi dapat berupa pengembangan dan inovasi terbaru dituangkan dalam sebuah proposal kemudian diserahkan ke Bappelitbangda untuk diakomodir. Setelah dikirim ke panitia, proposal ini nantinya akan melalui beberapa tahap seleksi,” lanjutnya.

Kategori isu sosial yang dapat dijadikan bahan inovasi antara lain, Kemiskinan, Pendidikan/Pelatihan, Kesehatan, Penanganan Covid-19, Lingkungan, Energi, Teknologi/Aplikasi/Platform.

Kemudian Disabilitas/kebutuhan khusus, Kewirausahaan/Ekonomi, Pariwisata dan Seni Budaya, Masyarakat terisolir/adat.

“Disediakan apresisai bantuan pendanaan dengan total nilai lebih dari Rp 850 juta untuk membantu merelisasikan proyek sosialnya bagi mereka yang lolos dan menjadi terbaik dalam ajang kompetisi yang bersifat terbuka ini,” tutur Muh Yusuf. (*)

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru