Daerah  

Gubernur Andi Sudirman Beri Santunan dan Biaya Pendidikan Anak Petugas Karhutla yang Gugur di Torut

Bagikan

TORAJA UTARA, LINISIAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan santunan dan dukungan biaya pendidikan bagi anak Padayya Mangampang (45), petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meninggal dunia saat menjalankan tugas di Kabupaten Toraja Utara.

Bantuan tersebut diserahkan ketika Andi Sudirman mengunjungi rumah duka almarhum di Toraja Utara, Rabu (28/10/2026) malam. Selain santunan, pemerintah provinsi juga menyiapkan perhatian terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak almarhum, termasuk dukungan sekolah dan rencana beasiswa.

Padayya Mangampang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas sebagai personel Manggala Agni pada UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang II, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan.

Almarhum meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Lembang Nanna’, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Andi Sudirman menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan atas kepergian petugas yang gugur ketika menjalankan tugas menjaga lingkungan dan kawasan hutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Beliau telah mengabdikan diri untuk menjaga kelestarian lingkungan dan hutan. Kepergian beliau menjadi duka dan kehilangan bagi kita semua,” ucap Andi Sudirman.

Gubernur Sulsel mengatakan, perhatian pemerintah tidak hanya diberikan dalam bentuk santunan, tetapi juga mencakup keberlanjutan pendidikan anak-anak almarhum.

Menurutnya, keluarga aparatur yang meninggal dunia saat menjalankan pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan perlu mendapatkan perhatian pemerintah, terutama dalam memenuhi kebutuhan hidup setelah kehilangan anggota keluarga.

“Termasuk kebutuhan-kebutuhan sekolah, kita sudah berbincang dengan keluarga almarhum, bagaimana kedepan anak-anaknya ini bisa ada beasiswa tabungan,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *