MAKASSAR, LINISIAR.ID – Sebanyak 119 peserta mengikuti yudisium Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) yang digelar di Ballroom Universitas Fajar pada Senin (11/5/2026).
Peserta yudisium tahun ini berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari unsur kepolisian, pegawai negeri sipil, hingga politikus.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar, Dr Ir Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom.
Peserta yang mengikuti prosesi yudisium berasal dari Program Studi Magister Manajemen, Magister Ilmu Komunikasi, serta Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan.
Ketua Panitia, Dr Ir Natsar Desi, SP., M.Si., IPM menjelaskan jumlah peserta yudisium tahun ini mencapai 119 orang dengan dominasi peserta dari Program Studi Magister Manajemen.
Prosesi kegiatan diawali dengan masuknya jajaran pimpinan Fakultas Pascasarjana Unifa ke ruang yudisium yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unifa.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Sarjana Universitas Fajar, Ir. Mujahid, SE., MM., M.I.Kom., menegaskan seluruh mahasiswa harus mengikuti seluruh tahapan akademik sesuai prosedur yang berlaku selama menjalani pendidikan.
“Ketika kita tidak melalui proses, maka tidak bisa menyelesaikan semua ini. Ada yang bisa selesai satu tahun, ada juga yang sampai empat tahun. Semua tergantung proses masing-masing,” ujarnya.
Ia mengatakan peserta yudisium berasal dari beragam profesi, mulai dari anggota kepolisian, politikus, hingga pegawai di sejumlah dinas pemerintahan, namun seluruhnya tetap diposisikan sama sebagai mahasiswa selama menjalani pendidikan di kampus tersebut.
Mujahid juga mengingatkan agar hubungan silaturahmi antarmahasiswa maupun dengan pihak kampus tetap terjaga setelah menyelesaikan studi.
“Kami mengapresiasi teman-teman yang hadir. Meskipun berasal dari latar belakang berbeda dan memiliki kesibukan masing-masing, seluruh proses ini tetap bisa kita selesaikan bersama,” ujar Alumni Pascasarjana Unifa yang juga sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin.
Iqbal turut menyampaikan apresiasi kepada Universitas Fajar yang dinilainya memberikan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Menurutnya, program tersebut sangat membantu mahasiswa untuk melanjutkan studi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Partai Demokrat Provinsi Gorontalo yang juga alumni pascasarjana Unifa, Erwinsyah Ismail S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pengajar di Universitas Fajar.
Ia menilai para dosen di kampus tersebut memiliki kualitas yang baik serta mampu mendukung proses pembelajaran mahasiswa secara maksimal.












