MAKASSAR, LINISIAR.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar menuntaskan rangkaian pelayanan administrasi kependudukan pada puncak Livin’ Mandiri Fest 2025, Minggu (23/11/2025).
Selama empat hari pelaksanaan, total layanan yang diberikan mencapai ratusan pengunjung, menegaskan tingginya animo masyarakat memanfaatkan layanan jemput bola.
Hingga hari terakhir, layanan KTP elektronik menjadi salah satu yang paling banyak diminati, dengan total 219 layanan.
Jumlah tersebut terdiri dari 50 layanan pada 20 November, 49 layanan pada 21 November, 59 layanan pada 22 November, dan meningkat menjadi 61 layanan pada 23 November.
Layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) juga menunjukkan tren positif dengan total 173 aktivasi dari penduduk Makassar—belum termasuk aktivasi warga luar kota.
Rinciannya adalah 23 layanan pada 20 November, 30 pada 21 November, lonjakan tertinggi 74 layanan pada 22 November, dan 46 layanan pada 23 November.
Di sisi lain, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) mencapai 160 layanan. Pada 20 November, layanan KIA melonjak hingga 103, kemudian 10 layanan pada 21 November, dan kembali stabil dengan 24 layanan pada 22 November serta 23 layanan pada 23 November.
Sekretaris Disdukcapil Makassar, Andi Salman Baso, menilai capaian tersebut sebagai bukti efektivitas pelayanan jemput bola.
“Pelayanan Disdukcapil di ruang publik seperti Livin’ Mandiri Fest sangat strategis. Kami bisa menjangkau warga yang kesulitan datang ke kantor, sekaligus mendorong pemanfaatan IKD sebagai identitas digital yang lebih modern dan praktis,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan digital menjadi indikator bahwa transformasi administrasi kependudukan berjalan ke arah yang lebih efisien.
“Ke depannya, kami akan memperluas inovasi layanan serupa agar warga semakin mudah mengurus dokumen kependudukan, kapan pun dan di mana pun,” tegasnya.
Dengan capaian layanan yang konsisten sepanjang festival, Disdukcapil Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, dekat, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)












